PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA DENGAN METODE PERFORMANCE PRISM (STUDI KASUS PADA PDAM TIRTA MOEDAL CABANG SEMARANG TENGAH)

Abstract: Penelitian ini menguraikan hasil penelitian perancangan sistem pengukuran kinerja pada PDAM Tirta Moedal Semarang dengan model Performance Prism. Selama ini PDAM Tirta Moedal belum memiliki sistem pengukuran kinerja. Oleh karena itu, perlu dilakukan perancangan sistem pengukuran kinerja. Dari kondisi PDAM Tirta Moedal Semarang, model yang tepat digunakan adalah model performance prism  dibanding model lain. Sistem pengukuran kinerja ini memiliki 44 KPI yang meliputi 12 KPI pelanggan, 9 KPI karyawan, 11 KPI pemilik modal, 6 KPI supplier, 6 KPI pemerintah dan masyarakat di sekitar lingkungan. Dari hasil implementasi sistem pengukuran kinerja dengan proses scoring system menggunakan metode OMAX menunjukkan nilai current performance indicator yang telah dicapai oleh PDAM Tirta Moedal Semarang adalah sebesar 75,1 %. Hasil pengukuran menjadi landasan pihak manajemen mengevaluasi dan menentukan rencana kerja perbaikan sehingga harapan dari semua stakeholder dapat terpenuhi
Kata kunci: Pengukuran Kinerja, Performance Prism, PDAM Tirta Moedal Semarang
Penulis: Nia Budi Puspitasari, Heru Prastawa, Aimathin Diana
Kode Jurnal: jptindustridd120042

Artikel Terkait :