PERANCANGAN PERBAIKAN LINTASAN PRODUKSI DI BENGKEL PUSAT PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II
Abstract: Salah satu indikator
kinerja produksi dari industri manufaktur pembuatan lorry adalah waktu siklus
yang diperlukan untuk menyelesaikan satu unit lorry. Waktu siklus pembuatan
lorry pada lantai pabrik di Bengkel Pusat PT. Perkebunan Nusantara II pada umumnya
lebih lama daripada waktu siklus yang seharusnya. Hal ini berkaitan dengan
terjadinya waktu menunggu pada stasiun kerja perakitan lorry. Penelitian ini
bertujuan untuk mengurangi waktu menunggu melalui upaya perbaikan pada lintasan
produksi dengan menerapkan lean manufacturing, yaitu dengan menggunakan value
stream mapping untuk mengidentifikasikan waste yang terjadi yaitu time waste.
Hasil pemetaan dengan time stream mapping dilihat bahwa waktu siklus pembuatan
satu unit lorry adalah 1538.457 menit dengan waktu menunggu hasil pengeboran di
stasiun perakitan selama 942.731 menit. Perbaikan yang diusulkan adalah
penerapan lean manufacturing melalui perbaikan lintasan produksi dengan
mengubah lintasan pengeboran untuk mengisi Work In Process (WIP) plat samping
lorry yang dibutuhkan pada stasiun kerja perakitan sehingga perakitan tidak
harus menunggu selesainya pengeboran plat samping. Upaya perbaikan dengan
mengadakan pengisian WIP untuk plat samping tersebut dapat mengurangi waktu
menunggu selama dari 942.731 menit
menjadi 429.036 menit atau 27.88 % sehingga waktu siklus pembuatan satu unit
lorry berkurang dari 1538.457 menit menjadi 1109.421 menit.
Penulis: Enita Sonaria, Humala
L Napitupulu, Dini Wahyuni
Kode Jurnal: jptindustridd130240