PENGARUH PH DAN JENIS PELARUT PADA PEROLEHAN DAN KARAKTERISASI PATI DARI BIJI ALPUKAT
ABSTRACT: Alpukat merupakan
salah satu komoditas buah yang selalu ada setiap tahun. Berdasarkan data Biro
Pusat Statistik (BPS), produksi buah alpukat di Indonesia dari tahun ke tahun
cenderung meningkat. Umumnya jika mengkonsumsi buah alpukat, bagian bijinya
dianggap tidak bermanfaat sehingga dibuang sebagai limbah. Padahal, bagian biji
alpukat tersebut jika mendapatkan penanganan lebih lanjut dapat menjadi pati.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh jenis larutan perendam
dan pH larutan pada rendemen serta karakterisasi pati dari biji alpukat.
Metode Penelitian yang digunakan adalah ekstraksi pati, dilakukan dalam
kondisi perendaman dengan rasio biji alpukat dan larutan perendam (F/S) sebesar
1:5 menggunakan larutan perendam natrium metabisulfit, asam askorbat, dan asam
sitrat dengan variasi pH larutan asam (±3), netral (±7), dan basa (±10) serta
waktu perendaman selama 24 jam. Analisis-analisis yang digunakan dalam
menentukan perolehan dan kualitas mutu pati dari biji alpukat pada bidang makanan
yakni penentuan rendemen pati, kadar pati, kadar sulfit, kadar air, kadar abu,
dan kadar protein. Dari hasil tersebut maka dapat dibandingkan rendemen pati
dari berbagai variasi yang telah dilakukan.
Berdasarkan hasil penelitian, rendemen pati tertinggi didapat pada
larutan perendam natrium metabisulfit dengan pH netral, konsentrasi larutan
natrium metabisulfit 2000 ppm, rasio perendaman 1:5, dan waktu perendaman
selama 24 jam yaitu sebesar 12,99%. Kadar pati tertinggi didapat untuk proses
ekstraksi pati biji alpukat pada larutan perendam asam askorbat dengan pH
netral, konsentrasi larutan asam askorbat 2000 ppm, rasio perendaman 1:5, dan
waktu perendaman selama 24 jam yaitu sebesar 74,68%. Pati biji alpukat yang
dihasilkan memiliki kadar air pati biji alpukat sebesar 11,81% - 15,73%, kadar
abu sebesar 0,97% - 1,25%, dan kadar sulfit sebesar 39,82 ppm – 41,36 ppm.
Hasil samping dari penelitian ini yakni zat warna alami biji alpukat berwarna
merah bata.
Penulis: Andy Chandra, Hie
Maria Inggrid, Verawati
Kode Jurnal: jptindustridd130180