PENERAPAN MODEL PREVENTIVE MAINTENANCE SMITH DAN DEKKER DI PD. INDUSTRI UNIT INKABA
Abstract: Dalam era persaingan
industri yang semakin global disertai perkembangan teknologi yang pesat%2C
industri-industri terus berusaha meningkatkan kuantitas dan kualitas produk
yang dihasilkannya. Perkembangan hasil industri yang semakin meningkat secara
terus-menerus memerlukan dukungan proses produksi yang lancar. Dalam hal ini
perusahaan industri menginginkan availabilitas sistem yang tinggi. PD Industri
Unit Inkaba merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri
barang teknik karet. Perusahaan menginginkan agar proses produksinya berjalan
dengan lancar agar mampu mempertahankan eksistensinya dan meningkatkan kualitas
produk serta efisiensi biaya agar mampu bersaing dengan pasar luar negeri. Kelancaran
proses produksi membutuhkan dukungan mesin-mesin atau peralatan produksi yang
berada dalam kondisi yang baik. Untuk menjaga kondisi dari mesin-mesin tersebut
agar berada dalam keadaan yang optimal saat digunakan%2C maka diperlukan
kegiatan perawatan pada mesin-mesin tersebut. M.A.J. Smith dan R. Dekker
mengembangkan suatu model yang menggabungkan model availabilitas dan model
perawatan pencegahan dengan memperhatikan uptime dan downtime dari sistem.
Model ini merupakan model 1 out of n system%2C yaitu sebuah model yang terdiri
dari satu mesin yang beroperasi dan didukung oleh (n-1) unit mesin cadangan.
Model 1 out of n system juga dapat diaplikasikan pada komponen-komponen mesin.
Model Smith dan Dekker memberikan perkiraan uptime dan downtime sistem sehingga
dapat diperoleh perkiraan yang baik untuk rata-rata biaya operasi dalam jangka
waktu panjang. Hasil penentuan umur penggantian pencegahan komponen dan jumlah
komponen cadangan yang optimal diharapkan mampu menjaga keandalan sistem dan
mampu menghindari menurunnya availabilitas sistem karena tindakan pemeliharaan.
Penulis: Hari Adianto, Carles
Sitompul, Susana Susana
Kode Jurnal: jptindustridd050030