PENENTUAN KOMBINASI WAKTU PERAWATAN PREVENTIF DAN JUMLAH PERSEDIAAN KOMPONEN GUNA MENINGKATKAN PELUANG SUKSES MESIN DALAM MEMENUHI TARGET PRODUKSI

ABSTRACT: PT. SSR adalah perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur dan berproduksi berdasarkan pesanan. Produk utamanya adalah campuran aspal panas. Salah satu mesin yang digunakan perusahaan adalah mesin  Asphalt Mixing Plant  (AMP).  Mesin AMP merupakan mesin produksi yang menghasilkan produk berupa campuran aspal panas. Mesin AMP terdiri dari berbagai komponen yang vital, sehingga bila ada satu komponen yang rusak, maka akan mengakibatkan sistem itu gagal menjalankan fungsinya.  
Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan waktu perawatan pencegahan yang optimal, meminimasi biaya perawatan dan perbaikan komponen mesin, menentukan jumlah cadangan komponen yang optimal, dan menentukan peluang sukses mesin dalam menjalankan misinya memenuhi target produksi.
Hasil yang diperoleh untuk komponen bearing (2221 C3K "NSK") yaitu semakin bertambahnya rentang waktu perawatan pencegahan (Tpm), maka  uptime sistem yang dihasilkan semakin menurun sedangkan  downtime sistem yang dihasilkan tetap/konstan dan biaya per unit waktu semakin meningkat. Semakin bertambahnya jumlah komponen cadangan (n), maka uptime sistem yang dihasilkan semakin meningkat sedangkan  downtime sistem yang dihasilkan tetap/konstan dan biaya per unit waktu semakin menurun. Waktu perawatan pencegahan, berdasarkan umur penggantian komponen mesin yang optimal adalah 105,88 jam. Jumlah komponen cadangan yang optimal, agar biaya yang diharapkan per unit waktu minimal adalah 4 unit. Semakin singkatnya rentang waktu perawatan pencegahan dan semakin bertambahnya jumlah komponen cadangan, maka peluang sukses sistem dalam menjalankan misinya untuk mencapai target produksi akan semakin meningkat.
Kata kunci: Preventif, Perawatan, Persediaan, Komponen, Peluang Sukses
Penulis: Imam Sodikin 
Kode Jurnal: jptindustridd110040

Artikel Terkait :