OPTIMASI PERANGKAT LUNAK KEUANGAN DI KANTOR EKONOM KEUSKUPAN BANDUNG

ABSTRAK: Kantor Ekonom Keuskupan Bandung memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung   kelancaran kegiatan   organisasi   dan   pelayanan   umat   di   wilayah Keuskupan   Bandung.   Dalam   menjalankan   tugasnya, ekonom   keuskupan memerlukan   alat   bantu   bantu   berupa   sebuah   perangkat   lunak   komputer   untuk mencatat semua aliran uang keluar  dan masuk, baik melalui kas maupun bank. 
Sebuah perangkat lunak keuangan telah dibuat pada tahun 2002, namun dengan semakin meningkatnya jumlah da yang diolah, maka dirasakan bahwa perangkat lunak tersebut sudah  tidak sesuai lagi. Kecepatan pengolahan dat, terutama pada saat   penyusunan   laporan   keuangan   tahunan,   dapat   berlangsung   lebih   dari   45 menit. Waktu ini akan bertambah lama lagi jika data yang diolah semakin banyak, hal   ini   terjadi   misalnya   pada unit Kantor Ekonom. Di Kantor Ekonom   inilah diolah seluruh data keuangan dari semua paroki, komisi dan unit usaha yang ada di bawah naungan Keuskupan Bandung.
Penelitian   yang   akan   dilakukan   ini,   bertujuan   untuk   memenuhi   permintaan administrator   keuangan   di   Kantor   Ekonom   Keuskupan   Bandung   untuk   lebih mengoptimalkan   perangkat   lunak   yang   telah   ada.   Beberapa permintaan   yang diajukan oleh pihak Kantor Ekonom antara lain : peningkatan kecepatan proses penghitungan   data,   penambahan   beberapa   utilitas   yang   dapat   mempermudah proses   pengolahan   anggaran,   utilitas   untuk   proses   konsolidasi   laporan   dari beberapa paroki/ unit/ komisi, utilitas  untuk memeriksa realisasi anggaran yang telah  terpakai  sampai pada satu saat tertentu,  perbaikan  bentuk/ format laporan keuangan dan perbaikan layout tampilan program.
Untuk   menyelesaikan   masalah   ini,   pada   penelitian   ini   akan   dilakukan   proses reverse   engineering   dari   perangkat   lunak   yang   sudah   ada,   dengan   melakukan proses   ekstraksi   cara   kerja   utamanya   dan   dianalisis   kelemahannya.   Proses   cara kerja   perangkat   lunak   akan   diperbaiki,   disesuaikan   kembali   dengan   perubahan tata­cara kerja baru yang diterapkan oleh pihak Kantor Ekonom.
Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah perangkat lunak baru yang memenuhi kriteria   desain   seperti   yang   diinginkan   oleh   pihak   Kantor   Ekonom   Keuskupan Bandung.
Penulis: Ali Sadiyoko, Gunawan Juanda 
Kode Jurnal: jptindustridd080004

Artikel Terkait :