OPTIMALISASI DISTRIBUSI PRODUK MENGGUNAKAN DAERAH PENGHUBUNG DAN METODE SAVING MATRIX

ABSTRACT: PT.  Madu  Baru  adalah  perusahaan  yang  bergerak  dibidang  pengolahan  dan pembuatan gula konsumsi. PT. Madu Baru memiliki banyak konsumen  yang tersebar  di wilayah  Jawa  Tengah  dan  Daerah  Istimewa  Yogyakarta.  Selama  ini  sistem  distribusi yang  dilakukan  perusahaan  masih  secara  acak  karena  masih  menggunakan  rute pengiriman produk yang bermula dari gudang perusahaan menuju ke retailer, kembali ke gudang  lagi,  kemudian  menuju  ke  retailer  lagi  dan  seterusnya.  Hal  tersebut  membuat proses distribusi menjadi tidak efektif dari segi waktu, jarak dan biaya.  Penelitian  ini  dilakukan  untuk  merancang  rute  distribusi  yang  optimal  sehingga ada  penghematan  biaya  dari  segi  distribusi.  Dalam  penelitian  ini,  daerah  penghubung dijadikan  sebagai  gudang  dan  digunakan  untuk  membagi  area  distribusi  sedangkan penentuan  rute  optimal  dilakukan  dengan  metode  Saving  Matrix.  Langkah  awal  adalah meramalkan  permintaan  yang  akan  datang  dengan  metode  peramalan,  selanjutnya dilakukan penentuan daerah penghubung dan pengerjaan dengan metode Saving Matrix.  Berdasarkan dari perhitungan, wilayah pemasaran terbagi menjadi 2 (dua) area distribusi dan 7 (tujuh) rute distribusi  yang optimal. Area pertama terbagi menjadi 3 rute dengan jarak tempuh  211.9 km dan biaya distribusi sebesar Rp. 559.627,00. Area kedua terbagi  menjadi  3  rute  dengan  jarak  tempuh  1032.67  km  dan  biaya  distribusi  sebesar Rp.936.946,00. Rute tambahan 1 rute dengan jarak tempuh 74.6 km dan biaya distribusi sebesar Rp. 280.887,00. Hasil dari perhitungan diketahui penghemat biaya sebesar Rp. 244.370,00 setiap harinya. 
Kata Kunci: Distribusi Optimal, Daerah Penghubung, Saving Matrik
Penulis: Amri Nur Ikhsan, Titin Isna Oesman, Muhammad Yusuf
Kode Jurnal: jptindustridd130009

Artikel Terkait :