KARAKTERISTIK ERGONOMIS RANCANG BANGUN WHEELBARROW
ABSTRAK: Wheelbarrow merupakan
salah satu alat manual material handling yang banyak digunakan masyarakat. Oleh
karena itu perlu dilakukan penentuan karakterisik wheelbarrow yang baik yang telah mempertimbangkan
faktor yang paling mempengaruhi konsumsi
energi dan kemungkinan cedera untuk mengetahui prioritas perbaikan. Eksperimen
dilakukan dengan menggunakan metode Taguchi. Dari analisis posisi tubuh
diketahui bahwa posisi tubuh paling baik saat pengangkatan adalah posisi tubuh
lurus dengan lengan sejajar tulang belakang. Berdasarkan kuesioner diketahui
bahwa keluhan terbanyak responden adalah pada telapak tangan, lengan, bahu,
siku dan pergelangan tangan. Berdasarkan informasi-informasi tersebut maka
dapat disimpulkan bahwa wheelbarrow yang
baik adalah wheelbarrow mempunyai jarak antara
tumpuan manusia dengan poros roda yang lebih panjang dari 110 cm, mempunyai jarak horizontal titik
berat beban terhadap poros yang lebih kecil dari 26,53 cm, mempunyai jarak
vertikal titik berat beban terhadap poros yang lebih kecil dari 32,37 cm, mempunyai titik berat beban
yang stabil (tetap pada (-13,22 cm ;
14,37 cm) terhadap titik acuan), mempunyai fitur yang dapat mengurangi
kecepatan wheelbarrow di jalan menurun, mempunyai fitur yang dapat meredam
getaran, mempunyai berat bersih wheelbarrow yang lebih ringan dari 21,6 kg,
mempunyai tinggi kaki penyangga yang lebih rendah dari 32,5 cm.
Penulis: Rika Ampuh Hadiguna, Mia
Monasari
Kode Jurnal: jptindustridd060049