INTERVENSI ERGONOMI UNTUK MENGURANGI KEGIATAN TIDAK PRODUKTIF PADA STASIUN PERAKITAN PT X
ABSTRACK: Ditemukannya adanya
kegiatan tidak produktif dan kelelahan fisik yang diukur baik secara subjektif (Borg-scale)
maupun objektif (% Heart rate reserve)
di stasiun perakitan PT X, merupakan salah satu penyebab tidak
tercapainya target produksi. Untuk memenuhi target, perusahaan mewajibkan pekerja
baik pada shift 1 dan shift 2 untuk lembur, sehingga menyebabkan beban kerja
mereka menjadi berat. Pengamatan lapangan dengan menggunakan prinsip ekonomi
dan studi gerakan menunjukkan banyak ditemukan gerakan dan pekerjaan yang tidak
efektif yang menyebabkan kegiatan nonproduktif. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi kegiatan tidak produktif dan mengusulkan intervensi ergonomi
untuk mengurangi beban kerja secara fisik dari pekerja.
Identifikasi kegiatan produktif-nonproduktif menggunakan metode
worksampling sehingga dapat diketahui persentase kegiatan nonproduktif.
Berdasarkan penentuan jenis kegiatan produktif dan nonproduktif didapatkan 15
kegiatan yang tergolong produktif dan 20
kegiatan yang tergolong nonproduktif. Intervensi ergonomi yang diusulkan dan
diimplementasikan berdasarkan kontrol teknik dan kontrol administratif adalah
perubahan peta proses operasi (PPO), penambahan keranjang bersekat dan
penerapan aturan disiplin. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan
kegiatan produktif sebesar 25.14% pada shift 1 dan 8.78% pada shift 2.
Penulis: Nataya Charoonsri
Rizani, Woro Liana, Nora Azmi
Kode Jurnal: jptindustridd110023