IDENTIFIKASI RESIKO ERGONOMI PADA PEKERJA DI PT. ASABA INDUSTRY
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk melakukan identifikasi resiko ergonomi pada pekerja di PT.
Asaba Industry yang bergerak di bidang pembuatan sendok dimana sebagian besar
proses produksi dilakukan secara manual. Penelitian dilakukan melalui tahapan
sebagai berikut : 1) mengidentifikasi stasiun kerja yang paling bermasalah
menggunakan survey QEC; 2) mencari faktor penyebab ketidaknyamanan kerja; 3)
mengidentifikasi area tubuh yang dikeluhkan sakit oleh pekerja menggunakan
kuesioner Nordic Body Map; 4) melakukan pengukuran denyut jantung pekerja untuk
menghitung konsumsi energi dan konsumsi oksigen; dan 5) mengidentifikasi
aktivitas pada stasiun kerja yang paling bermasalah menggunakan tool pada ERGOWEBâ
JET dan RULA. Hasil perhitungan berdasarkan survey QEC menunjukkan bahwa
stasiun kerja yang terdapat pada PT. Asaba Industry rata – rata mempunyai nilai
Percent Exposure Level yang tinggi (96,09%). Selanjutnya, dengan menggunakan
diagram Ishikawa, dapat diketahui bahwa pada bagian gerinda operator bekerja
dengan kurang nyaman. Adapun penyebab utama timbulnya ketidaknyamanan bersumber
pada posisi kerja operator yang kurang nyaman, peralatan/fasilitas kerja yang
kurang memadai dan tidak ergonomis, sehingga menimbulkan metode kerja yang
kurang baik. Berdasarkan kuesioner Nordic Body Map diketahui bahwa keluhan yang
banyak diderita para pekerja adalah pada leher bagian atas, pinggang, dan
bokong, dan lutut sebelah kiri. Hasil pengukuran denyut jantung menunjukkan bahwa ketiga operator memiliki tren denyut
jantung yang hampir sama. Pengukuran konsumsi energi menunjukkan rata-rata
operator berada pada level heavy work. Stasiun kerja gerinda dengan aktivitas
mengangkat pallet berdasarkan
rekomendasi dari NIOSH, diharuskan untuk dilakukan pengawasan secara teknikal.
Penulis: Triwulandari S.
Dewayana, Nora Azmi, Riviana Riviana
Kode Jurnal: jptindustridd080028