ANALISIS PERANCANGAN SISTEM VENTILASI DALAM MENINGKATKAN KENYAMANAN TERMAL PEKERJA DI RUANGAN FORMULASI PT XYZ
Abstrak: Sistem ventilasi
yang baik diperlukan
pada ruangan kerja
untuk meningkatkan kenyamanan dalam
bekerja terutama untuk
ruangan-ruangan produksi yang menggunakan mesin-mesin
yang mengeluarkan panas.
Komponen sistem ventilasi
yang dibahas dalam peneltian
ini adalah turbin
ventilator dan bukaan
ventilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi termal
akibat paparan panas dalam ruangan dan melakukan engineering control
dengan merancang sistem
ventilasi. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini
adalah pengukuran langsung kondisi termal dan metode activity sampling untuk mengamati waktu
kerja produktif. Hasil
pengukuran termal menunjukkan
bahwa temperatur udara rata-rata
di ruangan formulasi
adalah 31,7o, kelembaban
64,12% dan kecepatan angin 0,13 m/s. Temperatur udara diketahui semakin
meningkat seiring dengan ketinggian gradien
pengukuran. Temperatur udara
paling tinggi berada
pada gradient ketinggian 3
sampai 5 meter.
Waktu kerja produktif
operator bagian formulasi rata-rata adalah 76,58% ± 5,91%.
Data keluhan fisik yang diakibatkan kondisi termal sebelum istirahat adalah
100% operator menjadi
letih, 40% operator
menjadi mengantuk, dan
70% operator menjadi tidak
stabil. Keluhan sesudah
istirahat adalah 90%
operator menjadi letih, 70% operator menjadi mengantuk, dan
60% operator menjadi tidak stabil. Engineering control dilakukan
dengan penggunaan turbin
ventilator untuk meningkatkan
kenyamanan termal pekerja. Jumlah
turbin ventilator yang efektif adalah sebanyak 6 buah tipe L -60 dengan posisi di
tengah ruangan disusun
secara seri. Dimensi
bukaan ventilasi yang
dirancang adalah 24 x 1,25 meter untuk dinding bagian utara dan 23 x
1,25 meter untuk dinding bagian barat dan pada ketinggian 3 meter di atas
lantai pabrik.
Penulis: Kristoffel Colbert
Pandiangan, Listiani Nurul Huda , A. Jabbar M. Rambe
Kode Jurnal: jptindustridd130202