ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP CACAT DALAM PADA PRODUK SLAB BAJA (STUDI KASUS DI SLAB STEEL PLANT-2 PT. KRAKATAU STEEL)
Abstract: PT Krakatau Steel
Plant-2, sebagai perusahaan penghasil Slab Baja, selalu berusaha untuk dapat
menungkatkan kualitas produknya agar mampu bersaing di era global. Untuk dapat
menghasilkan produk yang berkualitas tinggi hanya dapat dicapai dengan
serangkaian pengendalian proses produksi yang baik, konsisten dan ketat. Hasil
pengamatan di lapangan diketahui terdapat permasalahan adanya cacat segregasi.
Cacat segregasi adalah cacat internal yang paling dominan dari jenis cacat yang
lain, dari catatan departemen QC diketahui bahwa tingkat kelas cacat internal segregasi slab
baja melebihi kelas. Adapun rincian jumlah cacat adalah sebagai berikut,jumlah
cacat kelas 1 (37.84%), jumlah cacat kelas 1-2 (45.40%), jumlah cacat kelas 2
(46.84%) dan jumlah cacat kelas 2-3 (33.33%).
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis cacat yang paling
berpengaruh terhadap cacat/retak dalam, mengetahui perbedaan pengaruh diantara
faktor-faktor tersebut sehingga tercipta suatu sistem kerja yang baik, maka
faktor-faktor ini perlu diteliti. Faktor-faktor yang akan diteliti dalam
penelitian ini adalah faktor shift kerja, temperatur tundish dan casting speed
( kecepatan pencetakan). Masing-masing faktor terdiri dari 3 level. Faktor
shift terdiri shift pagi, siang dan malam. Faktor temperatur terdiri, yaitu
15450C, 15500C dan 15550C. Dan faktor kecepatan 1.3m/menit, 1.4m/menit dan
1.5m/menit. Ukuran untuk kualitas slab baja yang dihasilkan dari proses ini
dinyatakan dalam tingkat kelas cacat slab yang terjadi.
Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda perancangan
eksperimen dengan model faktorial. Untuk pengolahan data digunakan analisa
variansi (ANOVA) dan test hipotesa. Hasil pengujian hipotesa dengan tingkat
kepercayaan 95% menyatakan bahwa ada perbedaan yang berarti (signifikan)
diantara pengaruh faktor temperatur tundish.
Penulis: Naniek Utami
Handayani, Heru Prastawa, Nuryanti
Kode Jurnal: jptindustridd070014