TEKNIK PENGUJIAN TEKANAN AIR PADA PEKERJAAN GROUTING PROYEK BENDUNGAN/WADUK NIPAH MADURA-JAWA TIMUR
ABSTRAK: Injeksi semen
bertekanan (grouting) adalah suatu proses, di mana suatu cairan diinjeksikan/disuntikan
dengan tekanan sesuai uji tekanan air (water pressure test) ke dalam rongga,
rekah dan retakan batuan/tanah, yang mana cairan tersebut dalam waktu tertentu
akan menjadi padat secara fisika maupun kimiawi.
Tujuan dari penelitian ini, adalah untuk memperkirakan jumlah cairan
injeksi (grout) yang diperlukan dan proporsi campuran susu/bubur semen (cement
milk). Di samping untuk menentukan kemungkinan dapat dilaksanakan grouting atau
juga melihat apakah batuan/tanah yang diinjeksi/disuntik cukup aman pada
tekanan grouting yang diberikan nantinya, juga dimaksudkan untuk menentukan
besarnya angka kelulusan air dalam batuan/tanah (lugeon value) serta untuk
mengetahui besarnya angka koefisien permeabilitas dalam batuan tersebut yang
nantinya akan dipergunakan untuk menentukan kepekatan campuran bubur semen yang
dipakai dalam pelaksanaan injeksi semen bertekanan (grouting).
Hasil dan pembahasan ternyata dari hasil perhitungan pada P.1 stage
pertama angka lugeon (Lv) = 31,534 lt/menit/m’, P.2 stage kedua Lv = 31.822
lt/menit/m’, S.1 stage pertama Lv = 31.373 lt/menit/m’, S.2 stage kedua Lv =
31.525 lt/menit/m’, T.1 stage pertama Lv = 53.644 lt/menit/m’ dan T.2 stage
kedua Lv = 51.955 lt/menit/m’, ini dapat diambil hasil kesimpulan bahwa
besarnya angka lugeon (Lv) untuk semua stage > 15,000 lugeon. Dengan
demikian, maka dapat ditentukan bahwa besarnya kepekatan campuran bubur
sementasi adalah dengan perbandingan 6 : 1
Penulis: I Made Udiana
Kode Jurnal: jptsipildd110136