STUDI TENTANG VARIABILITAS SPASIAL HARI HUJAN DI JAWA TIMUR: APLIKASI ESDA

ABSTRAK: Artikel ini memaparkan variabilitas spasial hari hujan di Jawa Timur. Data hujan harian diperoleh dari 946 lokasi stasiun hujan yang tersebar merata di seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur. Jumlah hari hujan (HH) diperoleh dari nilai rerata hari hujan per tahun selama periode rekaman yang tersedia pada masing-masing stasiun. Analisa spasial dilakukan menggunakan tool ESDA (Exploratory Spatial Data Analysis) yang ada pada ArcGIS Geostatistical Analyst. Tool yang digunakan menca-kup: Histogram, Voronoi Map, QQ-Plot dan Trend Analysis.  Hasil analisa menunjukkan grafik Histogram dan Normal QQPlot hari hujan mendekati distribusi normal, dengan nilai hari hujan minimal sebesar 4 hari/tahun dan maksimal = 184 hari/tahun. Sedangkan, nilai HH rerata dari seluruh stasiun untuk semua periode adalah 81 hari/tahun dan nilai median = 80 hari/tahun. Histogram juga menampilkan nilai standar deviasi = 23,74; koefisien skewness = 0,28;  dan koefisien curtosis = (3,6). Visualisasi 3D distribusi spasial HH menggunakan Trend Analysis Tool tidak menunjukkan adanya trend yang sigini-fikan pada bidang proyeksi (XZ dan YZ). Penelitian menunjukkan bahwa aplikasi: histogram, Voronoi map, QQPlot dan Tre-nd Analysis dapat menggambarkan variabilitas spasial hari hujan suatu wilayah dengan lebih detail. Selanjutnya peta tematik yang memvisualisasikan distribusi spasial hari hujan dibuat  dengan memanfaatkan metode interpolasi Inverse Distance Weighting (IDW). 
Kata-kata Kunci: ESDA, Hari Hujan (HH), Jawa Timur
Penulis: Boedi Soesanto dan Indarto 
Kode Jurnal: jptsipildd120121

Artikel Terkait :