STUDI PEMELIHARAAN PABRIK PADA PABRIK KELAPA SAWIT DI PTPN IV KEBUN PABATU
ABSTRAK: Kelangsungan proses
produksi pada suatu pabrik kelapa sawit yang dapat beroperasi sepanjang tahun
dengan kapasitas puncak sangat diperlukan agar dapat dicapai keuntungan yang
maximal. Untuk itu pabrik kelapa sawit harus dipelihara dengan sistim yang
terukur yaitu dengan sistim preventive maintenance yang meliputi prediction
maintenance,daily,weekly dan monthly maintenance.
Untuk mengoptimalkan beroperasinya pabrik kelapa sawit semua kerusakan
dipabrik harus dapat diprediksi dan dioptimasikan dalam penyelesaian
exekusinya. Setiap hari akan dilakukan pemeriksaan harian keseluruh mesin-mesin
yang ada di pabrik. Tipe pemeriksaan dan perbaikan preventif dilakukan dengan
mempertimbangkan ketersediaan tenaga kerja, suku cadang, bahan untuk perbaikan
dan faktor-faktor lainnya. Keuntungan melakukan pemeriksaan dan perbaikan
secara priodik pada mesin-mesin adalah dapat diramalkannya total perbaikan pada
seluruh sistem pabrik oleh para insinyur pemeliharaan. Selanjutnya, kesalahan
atau kerusakan dapat diramalkan lebih awal dengan melihat fenomena kenaikan
getaran mesin, kenaikan temperatur, suara dan lainnya. Dalam hal ini perbaikan
dapat dilakukan segera sebelum terjadi kerusakan yang lebih fatal. Biaya
perbaikan dan lamanya mesin beroperasi dapat diminimalkan dibandingkan dengan
perbaikan mesin yang sama tetapi tidak dilakukan setelah mesin itu rusak total.
Berdasarkan analisa dan perhitungan diperoleh hubungan man power, man hour,
tool, equipmen, material dan consumable adalah berbanding lurus dengan biaya.
Semakin banyak/besar man power, man hour, tool, equipmen, material dan
consumable yang dipakai maka semakin besar biaya yang harus dikeluarkan oleh
perusahaan. Jika kita memakai sistim preventive adalah lebih murah dibanding
kita memakai sistim breakdown maintenance.
Penulis: Alfian Hamsi
Kode Jurnal: jptmesindd090138