STRUKTUR MIKRO SAMBUNGAN TUMPUL LAS FSW ANTARA LEMBARAN PELAT AL 2024-T3 DENGAN AL 1100
Abstrak: Aluminium 2024-T3
merupakan jenis aluminium
paduan yang mempunyai banyak
keunggulan seperti kekuatan tarik
relatif tinggi, sifat
mampu bentuk (formability)
baik, tahan korosi
dan merupakan logam ringan. Namun demikian salah satu
kelemahan Al 2024-T3 adalah sifat mampu las (weldability) rendah yang ditandai dengan
terjadinya retak panas
(solidification cracking) saat
pengelasan menggunakan las
busur listrik. Pengelasan
tak sejenis antara Al
2024-T3 dan Al
1100 mempunyai tingkat
kesulitan yang tinggi akibat
perbedaan metalurgi dan
sifat fisika logam
seperti konduktifitas termal,
koefisien muai termal
dan masa jenis. Untuk
itu dilakukan penelitian
bertujuan mengembangkan teknik
penyambungan logam tak sejenis
antara Al 2024-T3
dengan Al 1100 dengan menggunakan
las FSW. Proses
FSW dilakukan pada sambungan tumpul (butt Joint ) tak
sejenis antara lembaran pelat aluminium paduan Al 2024-T3 dengan Al 1100 dan
ukuran pelat 160
x 110 x
4,3 mm dengan
arah las sepanjang
110 mm. Parameter
las yang digunakan adalah
putaran Shoulder 1450, 1850
dan 2250 rpm
dengan kecepatan maju
6 mm/min dan 12
mm/min Selanjutnya dilakukan pengujian yang meliputi pengamatan makro, mikro
dan SEM. Hasil penelitian menunjukan
bahwa pada kecepatan
maju 6 mm/min,
peningkatan putaran Shoulder
1450 rpm ke
1850 rpm dan 2250 rpm perubahan
strukturmikro tidak begitu signifikan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan
bahwa nilai putaran Shoulder terjadi pada putaran 1850 rpm daerah lasan mempunyai butiran
sedikit lebih halus.
Penulis: Hariyanto
Kode Jurnal: jptmesindd100013