ANALISIS PARAMETER KAPASITAS KERJA PADA MESIN PEMBELAH BIJI KEDELAI BAHAN BAKU TEMPE SISTEM GESEK PUTAR
Abstrak: Hasil rancangbangun
mesin pembelah biji
kedelai bahan baku
tempe sistem gesek
putar, pada umumnya tidak
terdapat kesesuaian antara kapasitas kerja dengan parameter-parameter yang mempengaruhi
kapasitas pembelahan, sehingga efisiensi pembelahan dan kapasitas tidak
maksimal.Permasalahan
tersebut diantaranya adalah;
diameter hoper terlalu besar
atau kecil dibandingkan
dengan berat kedelai
yang diproses, jumlah
sudu hoper tidak sebanding dengan diameter dan jumlah sudu rotor. Untuk
menghasilkan mesin pembelah biji kedelai
bahan baku tempe
sistem gesek putar
yang efisien, perlu
dilakukan analisis hubungan antar
parameter-parameter yang mempengaruhi
kapasitas kerja terhadap kapasitas
mesin. Rancangbangun dengan
menerapkan analisis dimensi
pada parameter-parameter
yang berpengaruh terhadap
kapasitas, maka kapasitas
dan efisiensi dapat dicapai
maksimal. Efisiensi pembelahan
mencapai 98% pada
kapasitas 98 kg/jam. Pada
penelitian dibuat 5
hoper berdiameter (DH)
260 [mm] untuk
jarak masing-masing sudu (SH)
51 [mm], 102
[mm], 204 [mm],
1 hoper berdiameter
(DH) 300 [mm]
dengan jarak sudu (SH) 118 [mm] dan 1 hoper berdiameter (DH) 280 [mm]
dengan jarak sudu (SH) 110 [mm]. Kemudiaan 3 rotor berdiameter (DR) 90 [mm],
jarak sudunya (SR) 71 [mm] dan 1
rotor berdiameter (DR)
180 [mm] jarak
sudu (SR) 141
[mm] serta 1
rotor berdiameter (DR) 75 [mm]
jarak sudunya (SR) 59 [mm]. Hasil
analisis parameter kapasitas
kerja pada mesin
pembelah biji kedelai bahan
baku tempe sistem
gesek putar, direkomendasikan sebagai
pedoman atau acuan penentuan
parameter-parameter pada pembuatan
mesin pembelah biji
kedelai sesuai kapasitas yang dikehendaki, agar efisiensi dan kapasitas
dapat maksimal.
Kata kunci:
”parameter kapasitas kerja”,
”mesin pembelah biji kedelai”, ”gesek putar”, ”analisis dimensi”
Penulis: Rofarsyam
Kode Jurnal: jptmesindd100012