Sistem Interferometer Michelson untuk Mengukur Regangan pada Mesin Uji Tarik

ABSTRAK: Telah dilakukan penelitian sistem interferometer Michelson beserta akuisisi datanya, yang digunakan untuk pengukuran regangan pada mesin uji tarik.  Cermin gerak sistem  interfero meter ichelson dipasang pada penjepit benda uji mesin uji tarik. Ketika beban diberikan pada benda uji, benda uji mengalami pertambahan panjang dan mengakibatkan terjadi perbedaan panjang gelombang berkas sinar laser. Perbedaan panjang gelombang ini menyebabkan terjadinya interferensi,  serta  menghasilkan  pola  interferensi  berupa  pola  gelap  terang  (frinji ).  Pola interferensi  akan  terdeteksi  sensor  phototransistor  berupa  sinyal  gelombang,  kemudian  direkam  dan  diolah  oleh  interface   rangkaian  elektronika  dan  rangkaian  mikrokontroler,  serta dikonversikan  dan  ditampilkan  sebagai  pergeseran  atau  pertambahan  panjang  (regangan) benda  uji.  Hasil  percobaan  sistem  interferometer  Michelson  diperoleh  bahwa  rerata  standar deviasi pada saat crosshead turu n tanpa beban adalah 0,02 (0,37%), dimana gerakan crosshead turun  ke  bawah  sampai  pada  batas  di  bawah  9  mm.  Ini  menunjukkan  bahwa  pengukuran gerakan  (displacement)  yang  terbaik  maksimal  9  mm.  Pengukuran  displacement  dengan menggunakan  benda  uji  aluminium  menghasilkan  rerata  standar  deviasi  0,023  (0,2%)  dan 0,074  (0,08%),  nampak  bahwa  sistem  interferometer  sangat  mendekati  pengukuran  dengan ekstensometer. Pengukuran displacement  dengan menggunakan benda uji baja karbon rendah berbentuk  batang  menghasilkan  rerata  deviasinya  sebesar  0,08  (0,72%).  Ini  menunjukkan bahwa akurasi pengukuran pada saat benda uji terpasang menjadi berkurang dibanding pengukuran pada crosshead  tanpa beban.
Kata kunci:  Cermin gerak, berkas sinar laser, pola interferensi, pergeseran, benda uji
Penulis: Budi Setyahandana, Martanto, Ronny Dwi Agusulistyo, Agung Bambang Setyo Utomo
Kode Jurnal: jptmesindd130041

Artikel Terkait :