Analisis Termal Macro-Thermobalance Pembakaran Serbuk Gergaji dan Campurannya
ABSTRAK: Serbuk gergaji
merupakan limbah kayu
olahan yang dapat
dimanfaatkan energinya. Namun
keberadaan limbah pada umumnya rentan tercampur dengan biomassa lain. Pada penelitian ini akan
menyelidiki karakteristik pembakaran
serbuk gergaji yang
dicampur dengan sekam padi atau tongkol jagung dalam bentuk serbuk.
Prosentase campuran sekam padi atau tongkol jagung ke dalam serbuk gergaji
divariasikan mulai 0, 25, 50, 75, dan 100%. Analisis termal macro-thermobalance dengan laju kenaikkan temperatur 20C/menit dalam li ngkungan udara digunakan dalam hal ini.
Sedangkan berat sampel yang digunakan dalam pengujian tersebut
sebesar 10g. Dari
hasil menunjukkan bahwa
grafik TG dari
sampel campuran mengalami pergeseran ke kanan untuk ukuran serbuk
40+/60- mesh. Ini berarti dekomposisi
mengalami keterlambatan atau terjadi di daerah temperatur yang lebih tinggi. Sedangkan untuk
ukuran serbuk 20+/40-
mesh grafik TG
sampel campuran mengalami pergeseran kekiri, yang artinya
dekomposisi lebih awal terjadi atau terjadi pada temperatur yang lebih
rendah. Rata- rata energi
aktivasi pembakaran karbon
serbuk gergaji, serbuk gergaji-sekam padi,
dan serbuk gergaji-tongkol jagung
berturut -turut 91,67 kJ/mol,
95,28 kJ/mol, dan 89,83 kJ/mol. Sedangkan dari grafik DTG puncak minimum
rata-rata, lebih tinggi untuk
serbuk gergaji-sekam padi
dan lebih rendah
untuk serbuk gergaji-tongkol jagung dibanding serbuk gergaji. Rata-rata
kontanta laju reaksi pembakaran karbon
serbuk gergaji, serbuk gergaji-sekam padi, dan serbuk gergaji-tongkol
jagung berturut -turut 0,0071, 0,0047, dan
0,0073.
Penulis: Sudarno, Dwi Aris Himawanto, dan Agustinus Sujono
Kode Jurnal: jptmesindd130039