RANCANG BANGUN BURNER BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS UNTUK PENGECORAN KUNINGAN
Abstract: Sebagian besar UKM
kuningan menggunakan solar sebagai bahan bakar utama untuk pengecoran. Harga
solar untuk industri saat ini berpotensi terus naik dan akan dibatasi penjualannya
sehingga menjadi masalah yang serius khususnya bagi UKM . Problem utama
pemanfaatan oli bekas sebagai bahan bakar adalah viskositas yang terlalu tinggi
sehingga sulit untuk dikabutkan. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan
merancangbangun burner dengan mekanisme pemecah dan penghalus butiran bahan
bakar dengan mengatur rasio volume oli bekas dan udara pada tekanan tertentu,
sehingga bisa mempermudah terjadinya pengabutan (atomizing) dan pembakaran yang
baik.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan merancang
bangun unit burner, kemudian burner diuji dengan variasi parameter sebagai
berikut; 1) tekanan (3,4,5,6,7bar)
kemudian diukur temperatur nyala api yang dihasilkan, 2) rasio volume oli bekas
dan udara (1:1, 1:2, 1:3, 1:4), kemudian diukur temperatur nyala api yang
dihasilkan. Hasil pengujian pada tekanan 3 bar tidak terjadi nyala api, pada
tekan 4 bar terjadi nyala api tapi tidak kontinyu, pada tekanan 5 dan 6 bar
terjadi nyala api yang kontinyu pada rasio volume oli bekas dan udara (1:1,
1:2, 1:3). Hasil pengukuran suhu nyala api maksimum pada tekanan 5 bar
diperoleh dengan rasio volume oli bekas dan udara 1: 3, yaitu 10120C, kondisi
ini sulit untuk
meleburkan kuningan. Hasil
pengukuran suhu nyala
api maksimum pada tekanan
6 bar diperoleh dengan rasio volume oli bekas dan udara 1: 3, yaitu 12470 C,
dan kondisi ini bisa meleburkan kuningan.
Penulis: Ariawan Wahyu Pratomo
Kode Jurnal: jptmesindd120025