RANCANG BANGUN ALAT UJI RUNNING-IN UNTUK SISTEM KONTAK TWO-DISC
ABSTRACT: Keausan merupakan
fenomena tribologi yang terjadi pada setiap peralatan akibat kontak mekanik
antara dua komponen. Dalam kurun waktu yang lama keausan ini akan menimbulkan
kerusakan pada peralatan. Untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi peralatan,
maka fenomena keausan ini perlu dikaji lebih lanjut. Didalam ilmu tribology
para peneliti membagi proses terjadinya keausan akibat kontak mekanik tersebut
menjadi tiga fase, yaitu fase running-in, fase steady state (fase tunak) dan
fase wear-uot. Untuk mengetahui secara cepat kondisi dari ketiga fase tersebut
diperlukan alat uji running-in. Paper ini difokuskan pada rancang bangun alat
uji running-in. Alat ini dipakai untuk menguji komponen yang terdiri dari dua
buah piringan (two-disc) yang terbuat dari material yang dapat divariasikan
jenisnya. Perancangan mekanismenya memungkinkan sisi kedua piringan pada arah
radial saling kontak ketika kedua piringan tersebut berputar (rolling contact)
dan dapat divariasikan beban maupun putaran. Untuk itu metode perancangan Pugh
dapat memberikan solusi, karena dengan metode ini semua konsep produk akan
dinilai dan konsep produk terbaik yang akan dikembangkan menjadi produk.
Pengujian dilakukan secara eksperimen untuk mengetahui fenomena keausan yang
terjadi mulai dari kondisi running-in sampai kondisi steady state. Hasil
rancangan menunjukan bahwa alat uji dapat digunakan untuk menentukan variabel-variabel
dalam proses running-in. Dengan variasi jumlah putaran (maksimal 2800 rpm),
beban tekan (masimal 5 kg) dan beban torsi yang dapat dikontrol (5 kg) serta
arah putaran specimen yang dapat diatur, maka gaya gesek pada permukaan
specimen dapat diketahui, sedangkan variabel yang diukur adalah perubahan
kekasaran permukaan.
Penulis: PETRUS LONDA, TAUFIQ
HIDAYAT, NANA SUPRIYANA, JAMARI, SRI NUGROHO
Kode Jurnal: jptmesindd130160