PENURUNAN KADAR COD (CHEMICAL OXYGEN DEMAND) PADA LIMBAH CAIR KARET DENGAN MENGGUNAKAN REAKTOR BIOSAND FILTER YANG DILANJUTKAN DENGAN REAKTOR ACTIVATED CARBON

Abstrak: Limbah cair industri karet yang tidak diolah secara optimal dapat menjadi salah satu penyebab dari kerusakan lingkungan. Mahalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk pembuatan maupun perawatan alat pengolahan limbah karet serta keberadaan lahanyang besar kadang membuat para pengelola pabrik karet tidak mengolah limbahyang ada, sehingga air yang dibuang ke lingkungan melebihi baku mutu limbahcair industri karet menurut KEP-51/MENLH 10/1995. Oleh karena itu, diperlukansuatu metode pengolahan limbah yang relatif murah dan cukup efisien, yaitudengan menggunakan reaktor biosand filterdan reaktor activated carbon.Pengolahan yang dilakukan adalah untuk menurunkan kandungan COD (ChemicalOxygen Demand) yang ada pada limbah cair karet dengan perbedaan variasiketinggian media pasir halus, pasir kasar, kerikil dan karbon aktif pada keduareaktor sehingga diperoleh efisiensi dan efektivitas dari reaktor. Pengambilansampel dilakukan pada ketujuh titik setiap 2 hari sekali selama 8 hari. Setelahdilakukan pengolahan menggunakan reaktor biosandfilter-activated carbon denganproses seeding selama 6 minggu,penurunan konsentrasi tertinggi terdapat pada reaktor biosand filter dengan variasi ketinggian media 45 : 10 : 15 denganefisiensi rata-rata sebesar 98,33%. Sedangkan untuk reaktor activated carbon, efisiensi penurunan konsentrasiCOD berkisar antara -323,75% sampai dengan 64,58%. Penurunan konsentrasi CODterjadi dikarenakan adanya proses biokimia, filtrasi, aerasi dan adsorpsi padareaktor biosand filter dan reaktor activated carbon.
Kata-kata kunci: limbah cairkaret, COD (Chemical Oxygen Demand), biosandfilter-activated carbon,filtrasi, adsorpsi, aerasi
Penulis: Bonifasia Tripina Suligundi
Kode Jurnal: jptsipildd130049

Artikel Terkait :