PENGARUH TEGANGAN GESER DASAR TERHADAP KARAKTERISTIK ARMOUR LAYER

ABSTRAK: Penelitian  menyajikan  tentang  analisis  angkutan  bedload,  perubahan  struktur  armour  layer  dan  topografi  sedimen  dasar selama proses degradasi berlangsung. Pada analisis tersebut membahas variasi pada kemiringan dasar saluran dan komposisi bedload  yang  bergerak  aktif.  Penelitian  ini  lebih  memfokuskan  pada  pengamatan  terhadap  besarnya  tegangan  geser  dasar yang  terjadi  pada  kondisi  pasif  kepada  suatu  kondisi  aktif  dalam  pembentukan  armour  layer  akibat  kecepatan  aliran  pada debit  konstan.  Penelitian  ini  dilakukan  di  laboratorium  Hidraulika  menggunakan  perangkat  utama    sediment-recirculating flume  dari plexiglass berdimensi lebar 0,60 m, panjang 10,00 m, tinggi 0,45 m serta dengan kemiringan dasar yang dimulai dari 1%  sampai 3%.  Debit  konstan  pada kapasitas 40  l/s. Material  granular  yang  dipakai  dicampur dengan  komposisi  70% gravel,  30%  pasir.  Running  dilakukan  pada  debit  aliran  low  flow  pada  2  fase  yaitu  fase  equilibrium  dan  fase  armour. Instrumen yang digunakan antara lain digital currentmeter, point gauge meter, sediment feeder, sediment tRAP, dan dibantu software surfer 8.0. Hasil penelitian tersebut dapat menggambarkan  armouring didasarkan pada perubahan kemiringan dasar yang berdampak pada peningkatan tegangan geser. Kondisi tersebut diperlihatkan pada perubahan  struktur lapisan dasar dan perubahan topografi permukaan. Sedangkan profil grain size pada armour layer semakin tegak, kondisi tersebut menunjukkan  terbentuknya armour layer yang berpengaruh pada stabilitas dasar saluran.
Kata-kata kunci: shear stress, armour layer, bedload, grain size, flume
Penulis: Cahyono Ikhsan, Adam Pamudji Raharjo, Djoko Legono, dan Bambang Agus Kironoto
Kode Jurnal: jptsipildd120014

Artikel Terkait :