PENGARUH KECEPATAN UDARA PADA TUNGKU GASIFIKASI TIPE INVERTED DOWNDRAFT TERHADAP WAKTU PENDIDIHAN AIR DENGAN BERBAGAI JENIS BIOMASA UMPAN
Abstract: Biomassa merupakan
salah satu energi terbarukan yang berpotensi besar di Indonesia. Biomassa dikonversi menjadi energi dalam
bentuk bahan bakar cair, gas, panas, dan listrik. Teknologi konversi biomassa
menjadi bahan bakar padat, cair dan gas antara lain teknologi gasifikasi,
pirolisis, esterifikasi, teknologi fermentasi dan digesti anaerobik (biogas).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kecepatan udara primer mula
yang menghasilkan output power yang sebesar mungkin pada Tungku Gasifikasi
Biomassa Tipe Inverted Downdraft untuk berbagai biomasa umpan.
Eksperimen dilakukan menggunakan residu penggergajian biomassa kayu,
residu biomassa padi (sekam), residu biomassa kelapa (cangkang kelapa) sebagai
biomasa umpan dan variasi kecepatan udara primer mula pada tungku gasifikasi
biomassa tipe Inverted Downdraft. Dengan Water Boilling Test didapat data start
up time, operating time dan total operating time dari penggunaan Tungku
Gasifikasi Biomassa tipe Inverted Downdraft pada variasi kecepatan udara pimer
mula antara 1,9-3,4 m/s. Massa biomasa umpan adalah 600 gram dan air 1 liter
untuk Water boilling test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Semakin besar kecepatan udara yang
dihembuskan maka waktu pendidihan air semakin pendek. Secara umum penggunaan
biomassa residu padi (sekam) lebih baik dengan kecepatan udara 3,4 m/s (kecepatan
maksimal udara tungku) dari pada biomassa residu kelapa (cangkang kelapa)
dengan berat biomassa yang sama.
Penulis: Nurhadianto, eko
surjadi
Kode Jurnal: jptmesindd120128