Pemodelan, Pengujian, dan Analisis Getaran Torsional dari Perangkat Uji Sistem Poros-Rotor
Abstract: Getaran yang terjadi
pada mesin dapat berupa getaran translasi maupun rotasi. Getaran yang terjadi
dalam arah rotasi sering disebut sebagai getaran torsional. Getaran torsional
dapat mengakibatkan terjadinya gagal lelah pada poros, kopling, maupun roda
gigi. Dalam makalah ini, diusulkan sebuah metode pengukuran getaran torsional
dengan dua buah enkoder. Untuk menunjukkan kemampuannya, metode ini diterapkan
untuk mengukur getaran torsional pada sebuah perangkat uji sistem poros rotor.
Selain itu juga akan ditunjukkan perilaku getaran torsional yang terjadi. Untuk
mengetahui frekuensi pribadi torsional obyek uji, dilakukan pemodelan metoda
elemen hingga dengan perangkat lunak Ansys Workbench 11, sedangkan untuk
memvalidasinya dilakukan pengujian FRF (Fungsi Respon Frekuensi) torsional. Di
sini, pengujian getaran torsional dilakukan pada beberapa kecepatan putar
sehingga dapat diperoleh grafik spektral map. Dalam pengujian ini digunakan dua
jenis kopling fleksibel, yaitu kopling selang dan kopling cakar. Hasil yang
diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode pengukuran getaran
torsional yang diusulkan dapat diterapkan dengan baik pada sistem poros rotor.
Selain itu, juga terungkap bahwa karakteristik getaran torsional mirip dengan
getaran translasi, dimana getaran didominasi oleh komponen sinyal 1xRPM. Hasil
yang diperoleh juga menunjukkan bahwa level getaran torsional yang terjadi
dipengaruhi oleh jenis kopling yang digunakan. Karena kekakuannya lebih rendah,
kopling selang menghasilkan frekuensi pribadi yang lebih rendah dibandingkan
dengan kopling cakar. Akibatnya, level getaran torsional yang terjadi pada
kopling selang cenderung lebih tinggi jika dibandingkan dengan kopling cakar.
Penulis: Zainal Abidin,
Haleyna Arstianti
Kode Jurnal: jptmesindd080056