Modifikasi Sifat Mekanik dan Ketahanan Korosi Paduan Fe-1,52Al-1,44C dengan Proses Tempiring
Abstract: Aluminium merupakan
unsur terbanyak ketiga di bumi yang harganya relatif murah. Paduan yang sangat
menjanjikan untuk menggantikan Fe-Cr-C adalah Fe-Al-C. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh temperatur temper terhadap struktur mikro, kekuatan
tarik, kekerasan, dan ketahanan korosi paduan Fe-1,52Al-1,44C dalam larutan
3,5% NaCl. Bahan baku peleburan yang digunakan adalah: Baja low Mn, FeMn HC,
aluminium murni dan slag remover. Peleburan menggunakan dapur induksi frekwensi
rendah kapasitas 50 kg. Hardening pada temperature 900oC, quenching dalam air,
dan temper dengan variasi temperatur 250oC, 300oC, 350oC
, 400oC, 450oC, selama 1 jam kemudian didinginkan di
udara. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian komposisi kimia, uji struktur
mikro, uji tarik, uji kekerasan, dan pengujian korosi dalam media 3,5% NaCl.
Hasil pengujian komposisi kimia menunjukkan bahwa paduan Fe-Al-C mengandung
unsur Al sebesar 1,52% dan C sebesar 1,44%. Struktur mikro yang terbentuk dalam
system paduan adalah ferit dan perlit dengan kekuatan tarik sebesar 33,77 kg/mm2.
Terjadi peningkatan kekuatan tarik setelah proses hardening yaitu menjadi 74,44
kg/mm2 dan menurun kembali setelah proses temper, dengan
kecenderungan semakin rendah dengan semakin tinggi temperatur temper. Nilai
kekerasan sebesar 232,4 VHN, dan mengalami peningkatan pada proses hardening
yaitu menjadi 298,7 VHN. Laju korosi paling tinggi terjadi setelah hardening
yaitu 0,927 mm/th, dan laju korosi terendah terjadi setelah proses temper 300oC
sebesar 0,196 mm/th, termasuk katagori baik.
Penulis: Ratna Kartikasari, Sutrisna,
Suyitno, Soekrisno
Kode Jurnal: jptmesindd080055