PEMODELAN KECELAKAAN SEPEDA MOTOR DI KOTA SURABAYA DENGAN METODE GLM (Generalized Linear Model)
ABSTRAK: Pertumbuhan sepeda
motor di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir ini mengalami peningkatan
pesat, yaitu sekitar 16.54% per tahun. Seiring pertumbuhan ini, jumlah
kecelakaan lalulintas jalan juga terus bertambah, dimana salah satu wilayah
yang mengalami peningkatan tersebut adalah kota Surabaya. Penelitian ini
bertujuan untuk membentuk model prediksi kecelakaan sepeda motor (MCA) serta
model prediksi korban kecelakaan sepeda motor (KSI) di kota Surabaya. Metode
yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan data primer berupa hasil
survei lalulintas dan geometrik jalan, sedangkan data sekunder berupa data
kecelakaan diperoleh dari Kepolisian Surabaya. Metode Generalized Linear Model
(GLM) digunakan sebagai metode analisis dengan distribusi Poisson dan link
function logaritma.
Dari hasil pemodelan kecelakaan sepeda motor (MCA) dapat diprediksi bahwa
peningkatan baik arus lalulintas maupun proporsi sepeda motor sebesar 10% akan
meningkatkan jumlah kecelakaan sepeda motor sebesar 37.86% dan 42.78 % per
tahun. Penambahan 1.0 meter lebar lajur diprediksi menurunkan kecelakaan sepeda
motor sebesar 12.59% per tahun, sedangkan ruas jalan dengan jumlah lajur > 3
diprediksi mampu menurunkan angka kecelakaan sepeda motor per tahun sebesar
44.46%. Pemodelan korban kecelakaan sepeda motor yang meninggal dunia atau luka
berat (KSI) memberikan hasil bahwa peningkatan arus lalulintas sebesar 10% akan
meningkatkan korban kecelakaan sepeda motor (KSI) sebesar 34.72% per tahun,
sementara pembatasan proporsi sepeda motor hingga <70% dan penambahan lebar
lajur sebesar 1.0 meter diprediksi mampu menurunkan jumlah korban kecelakaan
sepeda motor (KSI) berturut-turut sebesar 46.69% dan 20.24% per tahun.
Penulis: Margareth Evelyn
Bolla
Kode Jurnal: jptsipildd110131