EVALUASI KERAPATAN JARINGAN STASIUN HUJAN TERHADAP KETELITIAN PERKIRAAN HUJAN RANCANGAN PADA SWS NOELMINA DI PULAU TIMOR

ABSTRAKSI: Komponen masukan utama dalam proses hidrologi adalah hujan. Kualitas dan kuantitas data hujan menentukan kualitas ketepatan perencanaan dan pengelolaan sumber daya air sehingga untuk memperoleh data yang akurat perlu diperhatikan kondisi stasiun hujan, jumlah stasiun hujan, kerapatan dan pola penyebaran serta ketelitian pencatatannya. Pada penelitian ini metode pola jaringan yang digunakan yaitu metode jaringan Kagan dan penggambaran simpul-simpul segitiga Kagan menggunakan AutoCAD 2007. Pulau Timor memiliki dua wilayah sungai yakni Wilayah Sungai (WS) Benanain dan Wilayah Sungai (WS) Noelmina dengan jumlah pos stasiun hujan yang cukup banyak dan menyebar. Penelitian dikhususkan pada DAS Noelmina yang mempunyai enam pos stasiun hujan dengan luas areal 2.036,544 km2.
Berdasar dari hasil analisis, didapatkan koefisien korelasi untuk hujan harian 0,389 dan hujan bulanan 0,555. Nilai koefisien korelasi ini adalah nilai rata-rata pada semua stasiun hujan pada DAS Noelmina. Berdasar pedoman yang dikeluarkan WMO (World Meteorological Organisation) untuk daerah tropik seperti Indonesia, dalam keadaan yang sulit dianjurkan kerapatan sebesar 250-1000 km2/stasiun sehingga kerapatan stasiun hujan untuk kondisi DAS Noelmina sekarang cukup memenuhi syarat yakni 339,424 km2/stasiun, namun jumlah stasiun yang ada masih lebih kecil dibandingkan dengan jumlah stasiun yang dituntut dengan cara Kagan sehingga diperlukan penambahan jumlah stasiun. Untuk masing-masing kesalahan perataan minimum 5% dan 10% pada hujan harian, dibutuhkan 39 stasiun hujan dengan kerapatan 52,219 km2/stasiun dan 11 stasiun hujan dengan kerapatan 185,140 km2/stasiun. Sedangkan, untuk masing-masing kesalahan perataan minimum 5% dan 10% pada hujan bulanan dibutuhkan 37 buah stasiun hujan dengan kerapatan 55,042 km2/stasiun dan 10 buah stasiun hujan dengan kerapatan 203,654 km2/stasiun.
Keywords: Stasiun Hujan, Kerapatan, Jaringan Kagan (raining station, density, Kagan’s Net/Pattern)
Penulis: Denik Sri Krisnayanti
Kode Jurnal: jptsipildd110130

Artikel Terkait :