Optimasi Proses Pemesinan Milling Fitur PocketMaterial Baja Karbon Rendah Menggunakan Response Surface Methodology

ABSTRAK: Proses pemesinan milling merupakan salah satu proses pemesinan yang banyak digunakan untuk pembuatan suatu komponen. Dalam proses pemesinan milling waktu yang dibutuhkan untuk membuat komponen harus seminimal mungkin agar tercapai kapasitas produksi yang tinggi. Parameter proses pemotongan yang maksimum akan menghasilkan laju pemakanan material (MRR) yang tinggi namun juga mengakibatkan kekasaran permukaan (Ra) yang tinggi pula. Oleh karena itu, parameter proses pemesinan millingyang optimum perlu untuk diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model matematis yang dapat menggambarkan hubungan antara  kedalaman pemotongan  dan pergeseran pahat dengan kekasaran permukaan dan waktu pemakanan material untuk dua macam cut type. Setelah itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mencari kombinasi kedalaman potong dan pergeseran pahat untuk mendapatkan kondisi optimum yaitu MRRyang paling tinggi dan Rayang paling rendah. Proses pemesinan millingpada penelitian ini dilakukan pada sebuah fitur pocketmaterial baja karbon rendah dengan dimensi P x L x Tadalah 20 mm x 20 mm x 1 mm. Dalam penelitian ini metode optimasi yang digunakan adalah Response Surface Methodology.Dari hasil optimasi diperoleh bahwa pergeseran pahat dan kedalaman potong yang memberikan respon MRRdan Rayang optimal berturut-turut adalah 6,7582 mmdan 0,22 mm. Dengan menggunakan parameter proses tersebut, nilai MRRdan Rayang didapatkan untuk zig-zag cut typeadalah 9,619 mm³/detikdan 1,5124 µmsedang untuk spiral cut typeadalah 8,981 mm³/detikdan 1,3824 µm.
Kata kunci: Optimasi, milling, baja karbon rendah, response surface methodology
Penulis: Jaya Suteja, Susila Candra, Yudistira Aquarista
Kode Jurnal: jptmesindd080064

Artikel Terkait :