Meningkatkan Efektifitas Karburisasi Padat pada Baja Karbon Rendah dengan Optimasi Ukuran Serbuk Arang Tempurung Kelapa

ABSTRAK: Karburising padat merupakan metode karburisasi yang paling sederhana, yaitu menggunakan serbuk arang sebagai penambah unsur Karbon. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan efektivitas hasil proses karburising yang menggunakan serbuk arang tempurung kelapa pada Baja Carbon Rendah. Arang tempurung kelapa dibuat serbuk dan diayak dengan ukuran butir 150, 250, 279, 600, 850 dan 2000 µm. Benda uji yang digunakan adalah baja karbon rendah dengan kandungan 0,082% C. Proses karburising padat dilakukan pada suhu 8500C selama 4 jam. Proses pengerasan dilakukan dengan memanaskan ulang benda uji pada suhu 8500C, ditahan 5 menit, kemudian dicelup ke dalam air bersuhu 280C. Struktur Martensit yang terbentuk diamati dengan mikroskop dan diuji dengan Micro Vickers Hardness Tester. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa serbuk tempurung kelapa dengan ukuran antara 250 hingga 600 µm efektif digunakan untuk proses karburising padat pada Baja Karbón Rendah. Dengan waktu tahan karburising selama 4 jam, maka akan terjadi difusi Karbón hingga kedalaman 1200 µm dan kekerasan permukaan baja dapat meningkat hingga 250% dari kekerasan semula.
Kata kunci: Kaburising padat, difusi karbon, ukuran serbuk arang, Martensit
Penulis: Mujiyono dan Arianto Leman Sumowidagdo
Kode Jurnal: jptmesindd080063

Artikel Terkait :