OPTIMALISASI KOMPOSISI JUMLAH MASING-MASING TIPE RUMAH PADA PEMBANGUNAN PERUMAHAN DENGAN METODE SIMPLEKS (Studi Kasus : Pembangunan Perumahan Taman Nuansa Tjampuhan)

Abstrak: Dewasa  ini  kebutuhan  manusia  akan  rumah  telah  meningkat  seiring dengan  pertumbuhan  jumlah  penduduk  dan  migrasi  yang  sangat  pesat.  Sehingga banyak pengembang  yang  bermunculan untuk menyediakan kawasan hunian yang siap  huni.  Banyak  cara  yang  dilakukan  oleh  pihak  pengembang  untuk  mencapai keuntungan  yang  maksimal,  yaitu  dengan  cara  menyesuaikan  dengan  permintaan pasar dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia. Tujuan dari studi ini adalah  untuk  mengetahui  komposisi  optimal  dari  jumlah  rumah  yang  akan dibangun sehingga memberikan keuntungan yang paling maksimum. Dalam tujuan mencapai  solusi  optimal  dalam  studi  ini  penulis  menggunakan  metode  Simpleks dan  perangkat  lunak  Lingo,  yang  akan  dilanjutkan  dengan  menggunakan  tabel Alternatif  pilihan  untuk  membulatkan  bentuk  desimal  dari  hasil  akhir  perhitungan sebelumnya.  Studi  kasus  pada  penelitian  ini  adalah  proyek  Pembangunan Perumahan  Taman  Nuansa  Tjampuhan  yang  berlokasi  di  Pering,  Gianyar-Bali. Pada pembangunan proyek ini dikembangkan oleh PT. Pesona Dewata. Komposisi optimal  jumlah  dari  masing-masing  tipe  rumah  adalah  tipe  Gambuh  sebanyak  27 unit,  tipe  Tenun  sebanyak  106  unit  dan  rumah  tipe  Pendet  sebanyak  211  unit. Dimana keseluruhan rumah tersebut dibangun diatas lahan efektif seluas 71.500 m2 serta lahan untuk fasos dan fasum seluas 38.500 m2 dengan keuntungan sebesar Rp 31.396.000.000,-
Kata Kunci: Komposisi Optimal Pembangunan Perumahan, Metode Simpleks, Perangkat lunak Lingo
Penulis: Putu Darma Warsika
Kode Jurnal: jptsipildd120055

Artikel Terkait :