KETANGGUHAN BEBAN IMPAK DAN BEBAN TARIK MAKSIMUM PADA PELAT BAJA BERLAPIS AKIBAT QUENCHING DAN NORMALIZING
Ringkasan: Kekuatan bahan pada
saat ini telah mengalami perkembangan yang pesat. Pada umumnya kekuatan
material logam tergantung terhadap dimensi material tersebut. Suatu material memerlukan
kekuatan terhadap tumbukan serta kelenturan.
Untuk meningkatkan kekuatan material dapat dilakukan dengan penambahan
jumlah lapisan dengan ketebalan dan dimensi yang sama melalui perlakuan panas
yang sesuai. Pengujian impak dan
pengujian tarik dilakukan dengan tiga perlakuan yaitu tanpa perlakuan,
normalizing dan quenching. Energi impak yang terbesar pada spesimen uji impak tanpa
perlakuan dengan ketebalan 2,5 mm dengan hasil 89,75 Joule dan energi impak
yang terkecil secara keseluruhan dari ketiga perlakuan yang digunakan pada
pengujian impak terdapat pada spesimen yang diberi perlakuan quenching pada
ketebalan 2,0 mm yaitu 62,12 Joule. Beban tarik maksimum paling besar terdapat
pada spesimen tanpa perlakuan dengan ketebalan 2,0 mm yaitu sebesar 9075 kgf
dan beban tarik maksimum yang paling rendah terdapat pada spesimen yang dinormalizing
dengan ketebalan 1,25 mm yaitu sebesar 7262,5 kgf.
Penulis: Nukman
Kode Jurnal: jptmesindd090149