ANALISA PENGGUNAAN AIR INDUCTION SYSTEM DAN KONVERTER KATALITIK PADA MOTOR YAMAHA JUPITER-MX TERHADAP EMISI GAS BUANG

Ringkasan: Air Induction System (AIS) dan konverter katalitik merupakan suatu teknologi yang berfungsi untuk mengendalikan kadar emisi gas buang  pada kendaraan bermotor. Dengan menggunakan alat ini, gas buang akan bercampur dengan udara bersih di dalam saluran buang (Exhaust) untuk dapat bereaksi kembali, sehingga ketika gas ini keluar dari knalpot menuju atmosfer, gas ini akan lebih aman terhadap lingkungan. Untuk mengetahui pengaruh pemakaian Air Induction System (AIS) dan konverter katalitik, dilakukan pengujian emisi gas buang pada  motor bakar bensin 4 langkah Yamaha Jupiter MX dengan putaran mesin yang bervariasi. Pengujian dilakukan dengan  menggunakan AIS dan dibandingkan dengan yang tidak menggunakan AIS. Dari pengujian dapat diketahui nilai  emisi CO, emisi HC dan emisi CO2  serta  emisi  O2 . Pengujian ini dilakukan dengan 5 kali variasi putaran yang berbeda yaitu dari putaran terendah 1400 rpm, 2500 rpm, 3500 rpm, 4500 rpm sampai dengan putaran 5500 rpm.  Hasil pengujian  menunjukkan  bahwa motor yang dilengkapi  Air Induction System (AIS) dan   konverter  katalitik menghasilkan emisi CO dan HC yang lebih rendah daripada motor yang tidak dilengkapi   Air Induction System (AIS) dan  konverter kataliti,. Tetapi emisi CO2  lebih tinggi.
Keywords: air induction system, konverter katalitik
Penulis: Ellyanie
Kode Jurnal: jptmesindd090148

Artikel Terkait :