KAJIAN SISTEM IRIGASI SPRINKLER DI DESA OESAO KABUPATEN KUPANG

ABSTRAK: Provinsi  Nusa  Tenggara  Timur  merupakan  salah  satu  provinsi  yang  baru  menggunakan  teknologi Irigasi sprinkler. Dari penggunaan teknologi yang baru khususnya untuk masyarakat Oesao maka hal yang dievaluasi adalah koefisien keseragaman (CU), debit sprinkler, cara penyiraman menggunakan sistem sprinkler, dan kehilangan energi pada jaringan sprinkler . Berdasarkan jaringan sprinkler yang telah  dipasang  pada  Daerah  Oesao  peneliti  telah  memperoleh  hasil  berdasarkan  penelitian  yakni tekanan pada lokasi penelitian digolongkan dalam tekanan menengah. Koefisien keseragaman  (CU) dari  jaringan  sprinkler  adalah  46,89%  ini  maka  dapat  diartikan  bahwa  penyiraman  menggunakan sprinkler memiliki keseragaman penyiraman yang tidak baik karena lebih rendah dari 85,00%. Debit sprinkler yang diperoleh adalah sebesar 0,0119 m3/dtk. Cara pengoperasian sprinkler yang ada pada Desa  Oesao  adalah  sprinkler  yang  dioperasikan    secara  masing-masing  atau  satu  demi  satu. Kehilangan  energi  3,2414  m  dan  energi  total  pompa  untuk  mencapai  titik  pengamatan  adalah 11,023m. 
Keyword: Sistem, Sprinkler, Koefisien Keseragaman (CU)
Penulis: Vincensius Paskalis Kiik, Judi K. Nasdjono, I Made Udiana
Kode Jurnal: jptsipildd120045

Artikel Terkait :