KAJIAN PORTAL GEDUNG DUA DAN TIGA LANTAI DENGAN BAHAN BETON BERTULANG

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan antara hasil perencanaan portal beton bertulang dua dan tiga lantai, serta mengetahui kemungkinan penambahan satu lantai tingkat pada portal dua lantai  tersebut ditinjau dari segi keamanan gedung. Penelitian dilaksanakan dengan mengambil contoh dua buah portal gedung kantor yang dibangun di wilayah gempa satu. Kedua portal berasal dari denah bangunan yang sama dan direncanakan dengan sistem elastik penuh. Kombinasi beban (beban mati, beban hidup, dan beban gempa) diberikan pada kedua portal untuk diteliti. Kombinasi beban tersebut mengikuti peraturan beton di Indonesia (Tatacara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung, SNI 03-2847-2002). Dimensi portal (balok, kolom,  sloof, dan fondasi) serta penulangannya direncanakan dengan  baik/cukup untuk mendukung beban-beban yang bekerja. Berdasarkan dimensi dan penulangan yang diperoleh, dapat diketahui perbandingan jumlah tulangan dan jarak begel pada kedua portal, serta kemungkinan aman / tidaknya struktur portal 2 lantai bila ditambah satu lantai tingkat di atasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi struktur (balok, kolom, sloof, dan fondasi) pada portal tiga lantai lebih besar daripada portal dua lantai, jumlah tulangan longitudinal lebih banyak, dan jarak begel pada balok tepi lebih rapat. Selain itu, penambahan satu lantai tingkat pada portal gedung dua lantai akan berbahaya bagi keamanan gedung dan pengguna gedung.
Kata-kata kunci: penambahan lantai tingkat, portal, elastik penuh, wilayah gempa satu
Penulis: Ali Asroni
Kode Jurnal: jptsipildd120111

Artikel Terkait :