INTRODUKSI INCUBATOR BUATAN UNTUK MEMPERSINGKAT WAKTU PEMBUATAN DADIH

ABSTRAK: Dadih merupakan produk makanan fermentasi khas Sumatera Barat yang diproduksi dengan cara  menyimpan  susu  kerbau  di  dalam  tabung  bambu  dan  membiarkannya  selama  2-3  hari sehingga  terjadi  proses  fermentasi  yang  dilakukan  bakteri  asam  laktat  yang  berasal  dari tabung  bambu  atau  daun  pisang  atau  dari  susu  itu  sendiri,  sehingga  menghasilkan  tekstur yang padat dan mempunyai rasa asam yang spesifik serta memiliki sifat fisikokimia yang sama dengan  susu  fermentasi  seperti  yogurt.  Tujuan  dari  penelitian  yang  dilakukan  adalah perancangan  dan  pembuatan  alat  incubator  untuk  mempersingkat  waktu  pembuatan  dadih. Metoda kerja incubator  adalah  dilengkapi alat control temperature beserta pewaktu dimana suhu  ruang  incubator  akan  dijaga  konstan  pada  range  suhu  optimal  yang  dibutuhkan  oleh bakteri asam laktat untuk berkembang. Disisi lain, pewaktu digunakan sebagai pengingat dan pemberi  informasi  bagi  petani  Dadiah  bahwa  dadiah  yang  dibuat  terlah  terbentuk  dengan sempurna. Dari hasil pengujian daidapat control temperature dan pewaktu yang dibuat pada alat  incubator  dadiah  dapat  bekerja  dengan  baik  dan  sesuai  dengan  alat  ukur  standar; stopwatch untuk waktu dan thermometer digital untuk temperature. Sesuai dengan teori yang dijelaskan  oleh  Lee  and  Lucey,  (2010)  bahwa  bakteri  asam  laktat  berkembang  dengan  cepat pada  suhu 40  0C, ini  terlihat  dari  proses  pembuatan  dadiah  yang  hanya  butuh  waktu  5 jam, dibandingkan dengan proses tradisional yang memerlukan waktu selama 50 jam.
Keyword: incubator buatan, dadiah, permentasi
Penulis: Khairul Amri, Aronald Arif Putra
Kode Jurnal: jptmesindd120162

Artikel Terkait :