DESAIN KEBUTUHAN ARMADA, PENETAPAN TARIF ANGKUTAN UMUM TAKSI DENGAN PENGELOLAAN MANAJEMEN DI SURAKARTA

ABSTRAK: Kota Surakarta mempunyai luas wilayah 44,06 km2, jumlah penduduk 515.372 jiwa. Kota Surakarta merupakan kota administrasi, kota batik dan kota budaya yang saat sekarang sedang berkembang  dengan pesat, sehingga perlu angkutan umum yang memadai. Angkutan umum tersebut diantaranya angkutan umum taksi. Pada  saat sekarang angkutan umum taksi di  Surakarta secara kwalitas belum memadai, sehingga perlu manajemen yang baik guna meningkatan kinerja. Manajemen tersebut salah satunya adalah mengubah sistem pengelolaan individu menjadi sistem pengelolaan manajemen terpadu. Tujuan penelitian menganalisis angkutan umum  taksi yang seimbang antara permintaan dan penawaran dengan pengelolaan manajemen terpadu. Manfaat penelitian,  sebagai masukan kepada pemerintah selaku pemegang kebijakan. Bagi pengusaha dengan tarif yang terjangkau tetapi tetap mendapat untung, bagi pengguna dengan tarif yang terjangkau  tetapi tetap mudah mendapatkan taksi. Metode yang digunakan adalah diskriptif analisitis. Hasil analisis adalah, taksi kondisi di lapangan, terdiri  6 PO Taksi,  dengan jumlah 479 armada, jarak tempuh perjalanan seluruhnya 228 km/hari,  jarak tempuh isi 157 km/hari, waktu operasi  22 jam/hari, waktu perjalanan  8 jam/hari, load faktor   muat 69 %, load faktor   waktu 37 %, tarif berdasarkan biaya operasional Rp. 2.769,-/km. Setelah  dievaluasi menggunakan pedoman  dari  Departemen Perhubungan Darat, jumlah taksi  412 armada, jarak tempuh perjalanan 266 km/hari, jarak tempuh isi 182 km/hari, waktu  operasi 22 jam/hari, waktu perjalanan  9 jam/hari, load faktor  muat 70 %, load faktor   waktu  43 %, tarif berdasarkan biaya operasional  Rp. 2.410,-/km. Setelah dievaluasi menggunakan pengelolaan  manajemen terpadu  jumlah taksi  285 armada,  jarak tempuh seluruhnya 285 km/hari, jarak tempuh isi 235 km/hari, waktu  operasi 22 jam/hari, waktu perjalanan  12 jam/hari, load faktor  muat 67 %, load faktor   waktu  53 %, tarif berdasarkan biaya operasional  Rp. 1.662,-/km,  sedang tarif taksi di lapangan adalah Rp. 2.750,-/km. Karakteristik taksi yang diharapkan pengguna taksi adalah: kecepatan yang dikehendaki 35-40 km/jam, waktu tunggu yang dikehendaki 3-6 menit, kepuasan pengguna cukup puas. Dan kemauan membayar pengguna taksi Rp. 2.500,-/km. 
Kata-kata kunci:  Taksi, Surakarta, pengelolaan Terpad
Penulis: Suwardi
Kode Jurnal: jptsipildd120117

Artikel Terkait :