ANALISIS RISIKO OPERASIONAL PADA PERUSAHAAN PEMBIAYAAN DENGAN METODE RISK BREAKDOWN STRUCTURE (RBS) DAN ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP)
Abstract: Penelitian ini
mengkaji analisis risiko operasional yang menggunakan ANP sebagai alat dalam
penentuan bobot kriteria risiko pada perusahaan pembiayaan konsumen.
Identifikasi risiko operasional dengan menggunakan metode Risk Breakdown
Structure (RBS) menunjukkan terdapat 21 kelompok risiko dengan 569 item risiko
operasional dari 12 departemen yang ada pada operasional cabang PT ABC.
Risiko-risiko tersebut kemudian ditransformasi dengan mengacu Basell II
Committe dengan sevent event loss categorie dengan 21 kelompok risiko. Dengan
responden expert, hasil ANP menunjukkan bahwa risiko kegagalan sistem dan
gangguan bisnis merupakan kelompok risiko tertinggi dibanding kategori risiko
lainnya. Model strategi penanganan mengadopsi model empat strategi penanganan
risiko yaitu risk acceptance, risk avoidance, risk sharing/transfer, dan risk
mitigation yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lapangan serta tingkat
frekuensi dan dampak yang ditimbulkan. Pola controlling dan monitoring
diterapkan dua model strategi yaitu On Going Monitoring (Pemantauan
Berkelanjutan) yang penanggung jawabnya melekat pada PIC operasional. Dan yang
lain yaitu: Separate Monitoring (Pemantauan oleh Pihak Ketiga : Internal Audit
atau External Audit) dalam tiga kelompok yaitu: Self Compliance/Assesment,
Internal Audit dan External Audit.
Penulis: Armin Darmawan, Nilda
Kode Jurnal: jptmesindd120154