ANALISIS KENAIKAN TEMPERATUR LINGKUNGAN TERHADAP KONSUMSI ENERGI LISTRIK PADA SISTEM TATA UDARA
ABSTRAK: Dalam merancang suatu
sistem tata udara (air conditioning), perubahan iklim suatu daerah merupakan
faktor yang sangat penting, karena dapat mempengaruhi kinerja (efisiensi) dan
konsumsi listrik pada sistem tata udara. Kenaikan temperatur udara luar atau lingkungan
akan menambah beban panas yang harus ditanggulangi oleh sistem tata udara.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kenaikan temperatur udara luar atau
lingkungan di kota Bandung terhadap kinerja sistem tata udara dan konsumsi
energi listriknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan
temperatur udara luar atau lingkungan sebesar 1oF akan menurunkan daya
pendinginan (refrigerating effect) rata-rata sebesar 0,5 Btu/lb; kenaikan daya
kompresor teoritis rata-rata sebesar 0,39 Btu/lb; penurunan CoP (Coeffisien of
Performace) rata-rata sebesar 0,3; refrigeran yang bersirkulasi dalam sistem
menurun rata-rata sebesa 0,025 lb/ton-menit; dan konsumsi energi listrik naik
rata-rata sebesar 26,38 watt/ton atau 0,035 HP/ton.
Penulis: Kamin Sumardi
Kode Jurnal: jptmesindd110061