ANALISA RUNNING-IN RODA GIGI TRANSMISI PRODUK USAHA KECIL MENENGAH
ABSTRACT: Saat ini
kecenderungan industri roda gigi adalah fokus pada peningkatan efisiensi roda
gigi transmisi. Efisiensi roda gigi transmisi menurun dikarenakan kontak load
dan unload, seals, pelumas, dan bantalan. Salah satu cara untuk meminimalkan
kerugian tersebut adalah dengan menurunkan viskositas pelumas. Cara ini akan
menurunkan kecepatan kerugian. Tetapi kerugian karena beban akan meningkat.
Untuk menghindari ini, rasio antara ketebalan lapisan pelumas dan kekasaran
permukaan harus dijaga, dimana dapat dipenuhi dengan membuat permukaan roda
gigi lebih halus. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa proses running-in
roda gigi produk lokal UKM. Sebagai pembanding dilakukan running-in roda gigi
produk OEM. Pengujian yang dilakukan adalah uji kekerasan dan kekasaran
permukaan awal dan selama proses running-in. Eksperimen dilakukan pada roda
gigi AHM dan UKM. Proses running-in berjalan pada 600 rpm dan beban tetap 10
kg. Roda gigi yang memiliki nilai kekasaran permukaan yang tinggi akan
menimbulkan koefisien gesek yang tinggi pula. Roda gigi AHM memiliki kekasaran
permukaan antara 0,5-0,8 μm. Kekasaran roda gigi produk UKM antara 0,8-1,2 μm.
Roda gigi produk AHM memiliki koefisien gesek 0,41, sedangkan roda gigi produk UKM
memiliki koefisien gesek 0,43. Roda gigi produk AHM mempunyai waktu running-in
sampai tercapai keadaan steady state selama 45 menit. Sedangkan roda gigi
produk UKM mempunyai waktu running-in 40 menit. Dapat disimpulkan bahwa roda
gigi produk UKM mempunyai kekasaran permukaan yang lebih tinggi dibanding
produk AHM, sehingga koefisien geseknya lebih tinggi pula. Tetapi dari segi
waktu runnning-in lebih cepat dikarenakan kekerasan permukaan lebih rendah
dibanding produk AHM.
Penulis: TAUFIQ HIDAYAT, NANA
SUPRIYANA, PETRUS LONDA, JAMARI, JOGA DHARMA SETIAWAN
Kode Jurnal: jptmesindd130162