ANALISA BEBAN KALOR MENARA PENDINGIN BASAH INDUCED-DRAFT ALIRAN LAWAN ARAH

Abstrak: Menara  pendingin  induced-draft aliran  lawan  arah  berfungsi  mendinginkan  air  panas  keluaran  kondensor atau alat  penukar kalor lainnya. Karakteristik menara pendingin dari data manual berupa range, approach dan  beban  kalor  tentu  tidak  relevan  dengan  kondisi  operasional  saat  ini.  Oleh  karena  itu  dibutuhkan pengujiaan  karakteristik  menara  pendingin  sesuai  dengan  kondisi  setempat.  Penelitian  dilakukan    dengan memasang  termometer bola basah, termometer bola kering, anemometer, dan pengukur debit air di menara pendingin.   Hasil pengujian dengan suhu  lingkungan 27 0C sampai  34 0C  menunjukkan  bahwa efektivitas menara  31,6 %  s.d  57,1 %  dan rata-rata 45,1 %; cooling range 3,00C  sampai  6 0C dan rata-rata 4,80C; Approach  berkisar    4,50C  sampai  6,50C  dengan    rata-rata  5,80C.  Beban  kalor  pendinginan  mulai  831.52 kJ/s hingga 1663,03 kJ/s dengan beban pendinginan rata-rata 1330,4 kJ/s. Beban kalor penguapan berkisar 50,1 %  hingga 65,2 %  dan rata-rata sebesar 56,3 %  dari beban pendinginan. Beban penambahan  panas sensibel  ke  udara  34.8  %  hingga  47.7  %    dan  rata-rata  43,7  %  .    Perbandingan  L/G    1.4  s.d  1.47  dengan rata-rata  L/G  1.43  (kgair/  kg  udara).  Berdasarkan  rasio  L/G  menara  ini  bersesuaian  dengan  tipe  menara pendingin  basah  isian  cetus  (splash  fill)    yang  mempunyai  rasio  L/G  1.1  s.d  1.5,  dengan  beban  kalor penguapan rata-rata masih dibawah nilai yang ada dirujukan yang berkisar 60 % sampai 75 %.
Kata kunci: menara pendingin, efektivitas,cooling range, approach, beban kalor
Penulis: Mulyono
Kode Jurnal: jptmesindd100008

Artikel Terkait :