PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BERDASARKAN METODE MRP (MATERIAL REQUIREMENTS PLANNING)

Abstrak:  Persediaan adalah  bahan atau  barang  yang  disimpan,  yang  akan  digunakan untuk  memenuhi  tujuan  tertentu,  misalnya  akan  digunakan  dalam  proses  produksi. Persediaan  berpengaruh  terhadap  besarnya  biaya  operasi,  sehingga  kesalahan  dalam mengelola  persediaan  akan  mengurangi  keuntungan.  Perusahaan  sering  kali mengalami  masalah  persediaan,  diantaranya  persediaan  terlalu  banyak  atau  bahkan terjadi  kekurangan.  Kedua  kondisi  tersebut  mengakibatkan  timbulnya  biaya  yang besar.  Oleh  karena  itu  diperlukan  manajemen  persediaan  untuk  menganalisa  tingkat persediaan yang optimum.
Perencanaan  kebutuhan  material  dilakukan  dengan  metode  MRP  yang  penerapannya diawali dengan melakukan peramalan akan jumlah permintaan / produksi untuk waktu yang  akan  datang. Peramalan  tersebut  menggunakan  metode Moving  Average  With Linear trend dan Single Eksponential Smoothing With Linear Trend.
Dengan  mengetahui  harga  bahan penyusun,  data  kebutuhan  material,  stuktur  produk, dan  biaya  untuk  persediaan  material,  kemudian  dilakukan  perbandingan  biaya perencanaan  persediaan  dengan  menggunakan  metode Lot  For  Lot  (LFL),  Fixed Period  Requirement  (FPR),  Fixed  Order  Quantity  (FOQ). Metode  ini  diterapkan  di PT  Torsina  Redikon,  dan  dari  ketiga  metode  tersebut  dipilih  metode  yang menghasilkan biaya paling minimum. Dari analisa yang dilakukan, teknik lot size Lot For  Lot  (LFL) menghasilkan  biaya  total  persediaan  yang  terendah  yaitu  Rp. Rp.9.652.434.320,00
Kata kunci: persediaan bahan baku, Metode MRP
Penulis: I Nyoman Yudha Astana
Kode Jurnal: jptsipildd070051

Artikel Terkait :