PENGGUNAAN SEMPROTAN AIR PADA PIPA UTAMA UNTUK MEMPERKECIL DEBIT PEMBILASAN PADA MODEL ″SEA-OUTFALL″
ABSTRAK: Dalam pengoperasian
suatu′sea-outfall′ terjadi hambatan akibat adanya air laut yang teperangkap didalamnya.
Hal ini mengakibatkan terjadinya pengurangan debit air buangan yang akan
dialirkan ke laut. Selain itu lama-kelamaan akan mangakibatkan terjadinya kerusakan pada ′sea-outfall′. Untuk menghilangkan hambatan
tersebut dan debit air buangan yang tetap, diperlukan suatu sistem. Sistem ini
adalah dengan meletakkan semprotan air pada tempat yang berbeda di dasar pipa utama ′sea-outfall′, sehingga diperoleh debit
pembilasan yang terkecil dimana air buangan tetap keluar. Penelitian ini
dilakukan dengan membuat model dengan hasil sekitar 7,5% (Qp = 70,41 liter/menit
untuk Lj = 762 mm dan 1524 mm) dan 6% (Qp = 71,54 liter/menit untuk Lj = 508
mm) dibandingkan tanpa semprotan air (Qp = 76,08 liter/menit) pada beda berat
jenis yang sama, ∆ρ.
Kata Kunci: semprotan air, pipa utama, debit air,
′sea-outfall′
Penulis: Sunaryo
Kode Jurnal: jptsipildd080019