PEMBERIAN SILASE LIMBAH SAYURAN YANG DISUPLEMENTASI DENGAN MINERAL DAN ALGINAT SEBAGAI PAKAN DOMBA
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan mendapatkan suplemen
yang tepat untuk
domba yang mendapat ransum
berbahan silase limbah
sayur pasar untuk
menghasilkan pertambahan
bobot badan (PBB)
yang tinggi. Percobaaan
dilakukan dengan menggunakan 16
ekor domba lokal
jantan berumur ±
1 tahun dengan
bobot badan awal 13,27
+ 2,81 kg.
Rancangan percobaan yang
digunakan adalah Rancangan
Acak Lengkap dengan 4
perlakuan dengan 4
ulangan. Perlakuan yang
diterapkan adalah sebagai
berikut: T0 = 50% Rumput lapangan + 50% konsentrat, T1 = 50% Silase sampah organik +
50% konsentrat, T2 = T1
+ mineral Zn
40 ppm dan
Cr 2 ppm,
T3 = T2
+ Alginat 1 % BK ransum. Percobaan dilaksanakan selama 12 minggu.
Hasil penelitian menunjukkan
pemberian silase limbah
sayur (T1,T2, T3)
sangat nyata menghasilkan konsumsi protein kasar dan PBB
yang lebih tinggi dibanding rumput (T0).
Konsumsi protein pada masing-masing perlakuan T0, T1, T2 dan T3 adalah
36,48 ; 45,81 ; 53,59 ; 40,75 g, dengan
PBB 75; 105;
121; 109 g/hari.
Suplementasi mineral saja
(T2) menghasilkan PBB serta
efisiensi ransum lebih
tinggi dibanding suplementasi mineral+ alginat,
sehingga dapat disimpulkan
pemberian silase limbah
sayur dalam ransum domba cukup
disertai suplementasi mineral Zn dan Cr.
Kata kunci: Silase, Limbah
sayur, Mineral, Alginat, Pertambahan bobot badan, Domba
Penulis: A. Muktiani, J. Achmadi, B. I. M. Tampoebolon dan R.
Setyorini
Kode Jurnal: jppeternakandd130087