KAJIAN EKSPERIMENTAL PERILAKU BALOK BETON TULANGAN TUNGGAL BERDASARKAN TIPE KERUNTUHAN BALOK
ABSTRAK: Keruntuhan yang
terjadi pada balok tulangan tunggal dipengaruhi oleh dimensi balok dan rasio tulangan
balok. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui besarnya perpindahan dan beban maksimum yang dapat ditahan
oleh balok beton bertulang dan perilaku retak balok akibat lentur. Model balok
yang digunakan adalah balok beton bertulang tunggal dengan tumpuan sederhana dengan
ukuran balok 50 × 75 × 550 mm dan 50 × 100 × 550 mm. Penulangan balok dilakukan
dengan tiga tipe keruntuhan yaitu keruntuhan tarik, keruntuhan seimbang dan
keruntuhan tekan.
Pembebanan dilakukan secara bertahap sampai diperoleh keadaan dimana
tegangan tarik beton dilampaui (terjadi retak) sampai balok mengalami keruntuhan.
Pada setiap tahap pembebanan dibaca dan dicatat besar lendutan yang terjadi
pada balok. Kejadian retak yang dihasilkan dalam penelitian ini menunjukkan
bahwa pada balok dengan tipe keruntuhan tarik pada umumnya keruntuhan diawali
dengan retak dari daerah dibawah beban kemudian berlanjut pada daerah tengah
bentang. Retak balok terjadi pada daerah momen maksimum serta merambat ke arah
vertikal (arah tegak lurus sumbu batang) seiring peningkatan beban, balok
dengan tipe keruntuhan tekan dan seimbang pada umumnya keruntuhan terjadi
secara tiba-tiba, retak yang terjadi cenderung membentuk sudut 45° atau lebih
terhadap sumbu balok, bersamaan dengan meningkatnya beban aksial yang
diberikan, retak bertambah panjang dan lebar, serta terjadi retak-retak baru
disepanjang badan balok.
Kata Kunci: beban dan
perpindahan, balok beton tulangan tunggal, pola retak, tipe keruntuhan
Penulis: Oscar Fithrah Nur
Kode Jurnal: jptsipildd090040