EVALUASI PENERAPAN SISTEM KESELAMATAN KEBAKARAN PADA BANGUNAN GEDUNG RUMAH SAKIT DR. M. DJAMIL PADANG
ABSTRAK: Fenomena dalam
keselamatan kebakaran gedung di Indonesia memperlihatkan bahwa pihak pemilik
atau pengelola gedung lebih bergantung kapada Dinas Pemadam Kebakaran. Padahal proses
membesarnya kebakaran sangat cepat sehingga pemadaman harus dilakukan secara cepat selagi kebakaran masih
kecil. Dan hal ini lebih mungkin
dilakukan oleh pihak pemilik/ pengelola gedung atau pengguna gedung tersebut
dari pada harus menunggu PMK. Oleh karena itu penggunaan sebuah tool diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan
persyaratan teknis yang diperlukan dalam perencanaan, pelaksanaan dan
pemanfatan oleh penyedia jasa dan pemilik/ pengelola bangunan gedung, serta
pengendalian penyelenggaraan bangunan gedung, melalui mekanisme perijinan,
pemeriksaan dan enertiban oleh pemerintah
untuk mewujudkan bangunan gedung yang aman terhadap bahaya kebakaran.
Percobaan ini dilakukan dengan cara mengaplikasikan sebuah tool pemeriksaan keandalan bangunan terhadap
bahaya kebakaran pada gedung-gedung yang terletak di komplek RSUP DR. M. Djamil
Padang berdasarkan komponen sistem keselamatan bangunan (KSKB), yang terdiri
dari kelengkapan tapak, sarana penyelamatan, sistem proteksi aktif dan sistem
proteksi pasif. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keandalan
bangunan gedung berupa Nilai Keandalan Sistem Keselamatan Bangunan (NKSKB) yang
merupakan persentase total dari penjumlahan persentase komponen sistem
keselamatan bangunan (KSKB). Dari survei yang dilakukan terhadap 27 bangunan,
25 diantaranya memiliki tingkat keandalan bangunan yang baik sedangkan 2
bangunan lainnya memiliki tingkat keandalan bangunan yang cukup.
Kata Kunci: sistem keselamatan
kebakaran, bangunan gedung
Penulis: Yervi Hesna, Benny
Hidayat, Satria Suwanda
Kode Jurnal: jptsipildd090041