BATASAN KEKAKUAN PONDASI PELAT KAKU DI ATAS TANAH ELASTIS
Abstract: Pondasi pelat
umumnya dirancang dengan anggapan distribusi reaksi tanah dasar adalah linier
sehingga analisis dapat dilakukan dengan metode konvensional (metode rigid).
Anggapan ini benar bila kekakuan pondasi memadai. Untuk pondasi pelat yang
kurang kaku dipilih metode lain yaitu metode fleksibel, yang memperhitungkan
variasi dari distribusi reaksi tanah dasar akibat pengaruh fleksibelitas
pondasi dan perilaku elastis tanah dasarnya. Penelitian ini bertujuan mencari
batasan kekakuan pondasi pelat yang dianggap kaku di atas tanah elastis. Metode
penelitian dilakukan dengan menganalisis 2 (dua) tipe pondasi pelat yaitu
pondasi pelat dengan kolom tunggal (pondasi pelat tunggal) yang terdiri dari 6
(enam) ukuran dan pondasi pelat gabungan dengan dua kolom (pondasi pelat
gabungan) yang terdiri dari 5 (lima) ukuran. Pondasi tersebut ditumpu di atas
tanah elastis dengan 12 (dua belas) variasi modulus reaksi tanah dasar (ks)
yang berbeda. Analisis dilakukan dengan program berbasis metode elemen hingga
dengan metode eksak sebagai pembandingnya. Dalam proses analisis, masa tanah
dimodel sebagai kumpulan pegas (elastic spring) yang berdiri sendiri dan tidak
saling berhubungan, sedangkan pondasi dimodel dengan elemen shell (shell
element). Dari 132 sampel pondasi yang ditinjau, diperoleh hasil bahwa batasan
kekakuan pondasi pelat kaku di atas tanah elastis, merupakan besaran tak
berdimensi (?l) yang nilainya 0,79, dan tebal minimum pondasi pelat kaku dapat
dinyatakan dengan Persamaan : 1,975. dimana Ec adalah modulus elastisitas
material pondasi (kN/m2), ks adalah modulus reaksi tanah dasar (kN/m3), l
adalah panjang pondasi (m) dan ? adalah persamaan karakteristik Pondasi pelat
dengan tebal kurang dari tebal minimum d, dikategorikan sebagai pondasi
fleksibel, dan oleh karenanya analisis sebaiknya memakai metode fleksibel untuk
mendapatkan hasil yang lebih akurat.
Keywords: batas kekakuan,
pondasi kaku, tanah elastis, modulus reaksi, tanah dasar, elemen shell
Penulis: Ketut Ardhana, Made
Sukrawa, I Ketut Sudarsana
Kode Jurnal: jptsipildd060026