ANALISIS SIKAP DAN PERILAKU KONSUMEN DALAM MEMILIH RUMAH SEDERHANA SEHAT (RSH) PADA PT. BALI KARISMA PRATAMA KABUPATEN BADUNG, BALI
Abstract: Persaingan antar
pengembang untuk dapat menarik minat konsumen dalam memilih rumah semakin
meningkat. Keputusan konsumen dalam memilih rumah dipengaruhi oleh sikap serta
norma subyektif dalam lingkungan masyarakat. Norma terbentuk dari dorongan
serta keyakinan yang berasal dari lingkungan sosial masyarakat, baik itu dari
keluarga, teman, dan tetangga. Perilaku merupakan tindakan yang nyata dari
konsumen setelah dapat menentukan sikapnya terhadap suatu produk. Sikap dan
perilaku konsumen perlu diperhatikan untuk dapat menentukan langkah-langkah
yang mesti diambil pengambang agar produk yang ditawarkan dapat diterima
konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Sikap dan perilaku
konsumen dalam memilih rumah sederhana sehat (RSH) pada PT. Bali Karisma
Pratama; (2) Mengidentifikasikan faktor-faktor yang menjadi pertimbangan
konsumen dalam memilih rumah sederhana sehat (RSH) pada PT. Bali Karisma
Pratama. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan
metode Fishbein untuk mengukur sikap dan perilaku konsumen dan analisis
statistik dengan analisis faktor untuk mengidentifikasi faktor-faktor
pertimbangan utama konsumen dalam memilih rumah. Hasil analisis menunjukkan
bahwa: (1) sikap dan perilaku konsumen dalam memilih rumah sederhana sehat
(RSH) pada PT. Bali Karisma Pratama adalah baik, berarti penilaian konsumen
terhadap 12(dua belas) variabel yang ada belum mendapat nilai ideal; (2) faktor
yang terbentuk adalah 4(empat) faktor yaitu fisik perumahan, fasilitas umum
perumahan, lingkungan perumahan, dan fasilitas sosial perumahan; (3)
faktor-faktor yang menjadi pertimbangan utama bagi konsumen dalam memilih rumah
adalah faktor fasilitas umum perumahan yaitu fasilitas air bersih/PDAM,
fasilitas listrik/PLN dan fasilitas telepon. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitas
umum adalah sangat penting bagi konsumen karena fasilitas ini merupakan
kebutuhan utama dibandingkan dengan fasilitas lainnya. Sehingga pada pengadaan
pembangunan rumah sederhana sehat (RSH) ketiga variabel faktor fasilitas umum
tersebut harus menjadi perhatian yang paling utama oleh pengembang.
Keywords: sikap, perilaku,
konsumen, rumah
Penulis: I Wayan Muka, IGA.
Adnyana Putera, Gede Astawa Diputra
Kode Jurnal: jptsipildd060029