ANALISIS INVESTASI PEMBANGUNAN TAMAN BUDAYA GARUDA WISNU KENCANA DI KABUPATEN BADUNG
Abstract: Taman Budaya GWK
dibangun di kaki pulau Bali di atas bukit kapur di desa Ungasan dengan jarak
kurang lebih 6 km dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Taman Terdiri
atas sebuah Patung yang berada di atas bangunan Pedestal pada ketinggian 144,64
m. Patung ini dikitari atraksi budaya sebagai pendukung obyek wisata dengan
kegiatan bisnis. Apakah proyek ini layak secara financial ? Analisis finansial
didukung data yang sebagian besar menggunakan metode Estimasi yang berkaitan
dengan aspek pembiayaan, menggunakan program analisis risiko @Risk. Sedangkan
metode ramalan yaitu dengan metode dekomposisi, regresi linier dipergunakan
dalam hal peramalan akan kedatangan wisatawan. Hasil penelitian ini adalah:
Secara financial proyek tersebut di atas, NPV, IRR dan BCR dinyatakan layak
dengan probalilitas antara 50 % hingga 55 %. NPV rata-rata adalah Rp. Rp.
116.162.424.523,10, dengan probabilitas 20 % dan sensitivitas yang paling kuat
pengaruhnya adalah bangunan pedestal dan patung yaitu - 80 %. Distribusi nilai
IRR berada dalam kisaran 16 % hingga 27 % dengan nilai rata-rata 20 %. Korelasi
sebesar 10 % dari kedatangan wisatawan. Nilai BCR terdistribusi antara 0,79
hingga 1,73 dengan rata-rata 1,20. Probabilitasnya hanya 30 % dengan korelasi
yang paling besar pengaruhnya adalah bangunan pedestal dan patung sebesar - 82
%.
Keywords: analisis finansial,
probabilitas, korelasi
Penulis: Mayun Nadiasa, I Gede
Astawa Diputra, Wayan Yansen
Kode Jurnal: jptsipildd060030