UPAYA MEMPERTAHANKAN BERAT ORGAN DALAM BABI LANDRACE PERSILANGAN DENGAN MEMBERIKAN LARUTAN ORALIT (G) SELAMA PENUNDAAN PEMOTONGAN

ABSTRAK: Penelitian yang  berjudul  “Upaya Mempertakankan Berat  Organ  Dalam  Babi Persilangan  Landrace dengan Diberikan Larutan Oralit Kepada Babi Selama Penundaan Pemotongan” dilakukan  di  dua  tempat  yaitu  di  Perusahaan  Peternakan  Babi  PT.  Puri Agrindo  Indah  (PAI)    beralamat  di  Desa  Tunjuk-Tabanan  dan    tempat  potong  hewan tradisional    beralamat  di    JL.  Buluh  Indah  Gang  IV  / 8  Br.  Kerta  Sari  Denpasar.  Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK)  pola faktorial yang terdiri dari dua faktor :  pertama adalah faktor lama waktu ternak babi di dalam bangsung (L) yaitu 0 hari (L0), 1 hari (L1),  2 hari (L2), dan 3 hari (L3); kedua adalah faktor dosis pemberiangula garam (G) yaitu  tanpa pemberian gula garam (G0), (150 g gula +15 g garam) / 1 liter air  minum  (G1),  dan  (300  g  gula  +  30  g  garam)  /  1  liter  air  minum  (G2).  Variabel  yang diamati adalah berat  organ  dalam  (jantung,  limpa,  paru-paru,  ginjal,  pankreas,  dansaluran pencernaan). Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  terdapat  pengaruh  yang  signifikan (P<0,05)  pada  berat  saluran  pencernaan  dari  faktor  L  dan  G,  namun  tidak  berpengaruh nyata terhadap berat organ dalamlainnya. Interaksiantara factor G dan L tidak memberikan pengaruh terhadap semua vaeriabel yang diamati.Berat saluran pencernaan yang dihasilkan pada  L0,  L1,  L2  dan  L3  masing-masing  4,079;  3,941;  3,631;  3,687  kg  dan pada  G0,  G1, G2  masing-masing  3,682;3,917;3,968  kg.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penempatan babi  di  dalam bangsung selama  3  hari sebelum  di  potong dan pemberian larutan oralit dapat menurunkan berat saluran pencernaan namun  tidak berpengaruh  terhadap berat organ  lainnya sementara interaksi antara faktor  G  dan  L juga tidak memberikan pengaruh terhadap semua vaeriabel yang diamati.
Kata Kunci: Babi,  Bobot  Organ  Dalam,  Larutan  Gula-Garam,  dan  Penundaan Pemotongan
Penulis: Budi Raharja, I G. N., I N.Tirta Ariana, dan A. A. Oka
Kode Jurnal: jppeternakandd130057

Artikel Terkait :